Jawa Tengah — Pemerintah terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional di Provinsi Jawa Tengah melalui serangkaian proyek strategis. Salah satu pekerjaan utama yang kini tengah berlangsung adalah preservasi ruas Tegal–Slawi–Prupuk–Wangon dengan total nilai kontrak mencapai Rp206,9 miliar.
Pendanaan proyek tersebut bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), yang merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kemantapan infrastruktur jalan nasional. Instrumen pembiayaan ini dipilih mengingat peran strategis koridor Tegal–Wangon terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi antarwilayah.
Lingkup pekerjaan preservasi mencakup rehabilitasi badan jalan, pelebaran ruas, rekonstruksi perkerasan beton, penanganan titik longsoran, hingga pemeliharaan sejumlah jembatan di sepanjang jalur Tegal–Slawi–Prupuk–Wangon. Ruas jalan nasional ini menjadi salah satu jalur penghubung penting di wilayah barat hingga selatan Jawa Tengah.
Jalur ini melayani aktivitas distribusi barang lintas kabupaten, konektivitas antarwilayah, dan mobilitas harian masyarakat dalam skala regional yang signifikan.
Melalui pekerjaan preservasi yang sedang berlangsung, pemerintah berharap kualitas layanan infrastruktur pada koridor nasional tersebut semakin mantap, aman, dan nyaman. Peningkatan ini sekaligus diharapkan mampu memperkuat konektivitas ekonomi regional secara berkelanjutan.
Selama proses pekerjaan, pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area proyek dan mematuhi rambu lalu lintas yang telah dipasang demi keselamatan bersama.