Semarang - Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi turun langsung menemui massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat (1/5) pukul 16.00 WIB di Jalan Pahlawan, depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Kehadiran langsung pimpinan daerah tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur didampingi Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E, M.Han. Hadirnya unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Lembaga Pemerintahan) menunjukkan sinergi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas dan mendengar langsung permasalahan buruh di lapangan.
Kehadiran ketiga pimpinan tersebut disambut positif oleh massa aksi yang tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Pengamanan di lokasi dilaksanakan secara humanis dan profesional oleh aparat gabungan, tanpa mengurangi ruang aktualisasi buruh dalam menyuarakan tuntutan mereka.
Dalam orasinya di hadapan massa, Gubernur menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan aksi May Day yang berjalan tertib dan aman. "Kami mengucapkan terima kasih, kepada seluruh elemen buruh sampai dengan saat ini telah melaksanakan kegiatan May Day ini dengan tertib dan aman. Ini menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi," ujar Gubernur.
Pimpinan daerah menekankan bahwa kondisi keamanan yang terjaga menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. "Situasi yang aman adalah modal utama dalam mendorong investasi. Dengan keamanan yang terjaga, maka pembangunan di Jawa Tengah dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," lanjutnya.
Gubernur juga menekankan peran strategis buruh dalam pembangunan daerah. "Buruh merupakan bagian penting dalam membangun Jawa Tengah. Kontribusi para pekerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan pengakuan pemerintah terhadap kontribusi signifikan tenaga kerja dalam roda perekonomian daerah. Dengan membuka dialog langsung, Gubernur memberikan pesan bahwa aspirasi buruh didengar dan menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pembangunan ke depan.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di lokasi tetap terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polda Jawa Tengah mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap stabil dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempertahankan suasana yang aman dan damai dalam setiap momentum aksi massa ke depan.