SURAKARTA — Ratusan jemaah haji kloter terakhir tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, pada Selasa (22/7) siang. Sebanyak 357 jemaah beserta petugas pendamping dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat walafiat tanpa hambatan teknis selama perjalanan kepulangan.
54 Jemaah Wafat, 6 Masih Dirawat
PPIH Embarkasi Solo merangkum data selama masa operasional haji tahun ini. Sebanyak 54 jemaah dilaporkan wafat di Tanah Suci, dengan mayoritas disebabkan oleh faktor usia lanjut dan penyakit penyerta. Enam jemaah lainnya masih dirawat di rumah sakit di Makkah dan Madinah karena kondisi kesehatan yang belum stabil.
“Seluruh proses pemulangan berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit di Arab Saudi untuk memantau perkembangan enam jemaah yang masih menjalani perawatan,” ujar Kepala PPIH Embarkasi Solo dalam keterangan pers di Asrama Haji.
Kepulangan Kloter Terakhir Tanpa Kendala
Kedatangan kloter terakhir ini menandai berakhirnya fase pemulangan jemaah haji asal Solo. Proses debarkasi berlangsung tertib, dengan jemaah langsung dijemput oleh keluarga masing-masing. Petugas menyiapkan posko kesehatan dan layanan informasi bagi jemaah yang membutuhkan pendampingan setelah perjalanan panjang.
Selama operasional haji 2026, total jemaah yang diberangkatkan dari Embarkasi Solo mencapai puluhan ribu orang. PPIH mencatat tingkat kepatuhan jemaah terhadap protokol kesehatan selama di Arab Saudi cukup tinggi, sehingga kasus penyakit menular dapat ditekan.
Langkah PPIH untuk Jemaah yang Masih Dirawat
Bagi enam jemaah yang masih menjalani perawatan, PPIH memastikan pendampingan penuh hingga kondisi mereka memungkinkan untuk dipulangkan. PPIH juga telah menghubungi pihak keluarga di Tanah Air untuk memberikan informasi perkembangan terkini.
“Kami akan terus mengupdate kondisi mereka. Jika sudah dinyatakan layak terbang, proses pemulangan akan segera dijadwalkan. Saat ini, tim medis di Arab Saudi masih melakukan pemantauan ketat,” tambahnya.
PPIH mengimbau keluarga jemaah yang masih dirawat untuk bersabar dan terus berkoordinasi dengan petugas. Sementara itu, jemaah yang sudah tiba di asrama diminta untuk menjaga kesehatan dan melaporkan jika ada keluhan setelah perjalanan.