Pencarian

IHSG Berbalik Melemah 0,61% ke 5.860, Sektor Transportasi dan ESSA Pimpin Pelemahan

Senin, 29 Juni 2026 • 10:12:01 WIB
IHSG Berbalik Melemah 0,61% ke 5.860, Sektor Transportasi dan ESSA Pimpin Pelemahan
IHSG berbalik melemah 0,61% ke level 5.860 setelah sesi pembukaan sempat menguat.

JAWA TENGAH — Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 41,90 poin atau 0,71 persen ke level 5.938,03. Bahkan pada sesi preopening, indeks masih mencatat penguatan 0,61 persen. Namun, aksi jual yang muncul setelah bel pembukaan membuat indeks berbalik arah dan bergerak di kisaran 5.855,99 hingga 5.942,77.

Volume transaksi tercatat mencapai 3,20 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 1,96 triliun dan frekuensi 310.800 kali. Dominasi tekanan jual terlihat dari komposisi saham: sebanyak 357 saham melemah, 362 saham stagnan, dan hanya 240 saham yang berhasil menguat.

Sektor Transportasi dan Infrastruktur Paling Tertekan

Pelemahan indeks dipimpin oleh sektor transportasi yang ambles 0,81 persen, menjadikannya sektor dengan koreksi terdalam. Sektor barang konsumen nonprimer ikut terkoreksi 0,30 persen, sementara sektor infrastruktur melemah 0,20 persen.

Di sisi lain, lima sektor sempat mencatat penguatan di awal perdagangan. Sektor energi menjadi pendorong utama dengan kenaikan 0,34 persen, disusul sektor keuangan sebesar 0,30 persen, dan sektor kesehatan 0,06 persen.

Saham ESSA dan PGAS Pimpin Pelemahan LQ45

Di kelompok saham unggulan LQ45, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menjadi yang paling terpuruk dengan penurunan 5,45 persen. Disusul PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang merosot 4,61 persen dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang melemah 3,54 persen.

Sementara itu, saham emiten tambang justru menjadi penopang. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatat kenaikan masing-masing 1,86 persen. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga ikut menguat 1,42 persen.

Bursa Asia Mixed, Hang Seng Menguat

Pelemahan IHSG terjadi di tengah pergerakan bursa Asia yang beragam. Indeks Hang Seng Hong Kong menjadi salah satu yang paling perkasa dengan kenaikan 149,30 poin atau 0,66 persen ke level 22.821,16.

Sebaliknya, Nikkei 225 Jepang justru turun 388,50 poin atau 0,56 persen ke posisi 68.972,40. Indeks Shanghai Composite China juga melemah 10,50 poin atau 0,26 persen menjadi 4.016,77, sementara Straits Times Singapura turun 7,58 poin atau 0,15 persen ke level 5.184,15.

Dengan dominasi saham yang melemah dan volume transaksi yang masih moderat, pelaku pasar tampaknya masih wait and see menanti katalis baru. Sektor komoditas dan energi masih menjadi andalan, sementara saham siklikal seperti transportasi dan konsumen nonprimer justru tertekan.

Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks