JAWA TENGAH — Pixel 10a dari Google memang menjadi tolok ukur baru di segmen HP mid-range berkat daya tahan baterainya yang solid. Dalam pengujian, ponsel ini mampu bertahan lebih dari 15 jam dalam pemakaian aktif berbekal baterai 5.100 mAh dan dukungan pengisian daya 45W. Namun, bagi pengguna yang mobilitasnya tinggi dan tidak ingin repot mengisi daya di siang hari, beberapa alternatif berikut menawarkan spesifikasi yang lebih agresif.
POCO X8 Pro Max: Baterai Raksasa 8.500 mAh, Harga Mulai Rp 8,7 Juta
Jika prioritas utama Anda adalah daya tahan baterai tanpa kompromi, POCO X8 Pro Max menjadi pilihan paling ekstrem. Ponsel ini dibekali baterai 8.500 mAh, jauh melampaui Pixel 10a yang hanya 5.100 mAh. Hasilnya, perangkat ini mampu bertahan lebih dari 25 jam pemakaian aktif, atau sekitar dua hari untuk penggunaan normal.
Keunggulan lain ada pada kecepatan pengisian dayanya. POCO X8 Pro Max mendukung 100W wired charging yang mampu mengisi penuh baterai dalam waktu kurang dari satu jam. Sebagai perbandingan, Pixel 10a butuh waktu sekitar 30 menit untuk mencapai 50 persen. Ponsel ini juga mendukung reverse charging untuk mengisi daya perangkat lain. Dengan harga sekitar USD 529 (sekitar Rp 8,7 juta), Anda harus siap berkompromi di sektor kamera (8MP ultrawide) dan antarmuka HyperOS yang cukup banyak aplikasi bawaan.
Realme 16 Pro+: Kamera 200 MP dan Layar 144Hz
Realme 16 Pro+ menawarkan keseimbangan antara baterai besar dan kemampuan fotografi. Baterai 7.000 mAh-nya mampu bertahan hingga 18 jam pemakaian aktif, unggul tipis dari Pixel 10a. Dukungan pengisian 80W juga memastikan waktu pengisian tidak terlalu lama.
Yang membuatnya menarik adalah sektor kamera. Realme membenamkan sensor utama 200MP dan lensa telefoto, fitur yang jarang ditemukan di kelas harga USD 500 (sekitar Rp 8,25 juta). Layar AMOLED 144Hz juga lebih mulus dibandingkan panel 120Hz milik Pixel 10a. Namun, kelemahan utama Realme ada pada kebijakan pembaruan perangkat lunak yang hanya menjanjikan 3 tahun, kontras dengan komitmen 7 tahun dari Google.
Motorola Edge 60 Pro: HP Gaming dengan Daya Tahan 11 Jam
Motorola Edge 60 Pro hadir dengan harga lebih terjangkau, sekitar USD 450 (sekitar Rp 7,4 juta). Baterai 6.000 mAh-nya mampu bertahan sekitar 16 jam pemakaian aktif secara keseluruhan. Namun, keunggulan signifikan terlihat saat digunakan untuk bermain game: ponsel ini mampu bertahan hampir 11 jam, sementara Pixel 10a hanya sekitar 8 jam.
Kecepatan pengisian 90W menjadi nilai tambah lain, mampu mengisi baterai hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Motorola juga melengkapi perangkat ini dengan pengisian nirkabel, reverse charging, layar 6,7 inci, serta konfigurasi tiga kamera dengan optical zoom.
Nothing Phone (4a) Pro: Desain Ikonik, Pengisian Lebih Cepat
Nothing Phone (4a) Pro menjadi satu-satunya pesaing yang kapasitas baterainya hampir identik dengan Pixel 10a, yaitu 5.080 mAh. Dalam pengujian GSMArena, selisih daya tahannya hanya sekitar tiga menit lebih lama dari Pixel 10a. Keunggulan utama Nothing ada pada kecepatan pengisian 50W, yang mampu mencapai 68 persen dalam 30 menit, dibandingkan Pixel 10a yang hanya 50 persen.
Dalam uji coba terpisah, Pixel 10a unggul untuk browsing web dan streaming video, sementara Nothing Phone (4a) Pro lebih baik untuk panggilan dan sedikit unggul dalam bermain game. Perbedaan performa hariannya tergolong tipis, sehingga pilihan lebih banyak ditentukan oleh preferensi desain dan ekosistem.
Kesimpulan: Pilih Berdasarkan Prioritas
Pixel 10a tetap menjadi pilihan solid berkat keseimbangan performa, kamera, dan jaminan pembaruan selama 7 tahun. Namun, jika Anda membutuhkan daya tahan ekstrem, POCO X8 Pro Max adalah juaranya. Realme 16 Pro+ cocok untuk penggemar fotografi, sementara Motorola Edge 60 Pro unggul untuk gaming. Nothing Phone (4a) Pro bisa menjadi alternatif bagi yang menginginkan desain unik dengan pengisian lebih cepat dari Pixel 10a.