Pencarian

Julián Quiñones dari Korban Rasis ke Pahlawan Nasional Meksiko di Piala Dunia 2026

Kamis, 25 Juni 2026 • 07:25:02 WIB
Julián Quiñones dari Korban Rasis ke Pahlawan Nasional Meksiko di Piala Dunia 2026
Julián Quiñones mencetak gol pembuka Meksiko di Piala Dunia 2026.

JAWA TENGAH — Striker berusia 28 tahun itu membuka keunggulan El Tri dalam laga pembuka yang berlangsung di Estadio Azteca pada Juni lalu. Golnya disambut gemuruh puluhan ribu suporter yang berdiri, sementara komentator televisi meneriakkan namanya berulang kali. Dalam sekejap, foto Quiñones berselimut bendera Meksiko membanjiri media sosial.

Dua Tahun Sebelumnya: Malam Kelam di Guadalajara

Pada Maret 2024, Quiñones masih membela Club América dalam laga El Clásico Nacional. Usai mencetak gol, ia berlari ke pinggir lapangan. Dari tribun, terdengar teriakan bernada rasis: "¡Puto negro!" Tak lama kemudian, suara monyet ikut terdengar dari sejumlah penonton.

Rekaman ponsel langsung beredar. Komentator membahasnya keesokan hari. Pejabat federasi mengutuk insiden itu. Investigasi diumumkan. Namun, seperti biasa, sepak bola Meksiko menjalani ritual syok selama beberapa hari, lalu semuanya kembali normal. Quiñones pindah ke Al-Qadsiah di Arab Saudi pada Juni 2024 dan menjadi pencetak gol terbanyak liga di sana. Insiden rasis itu seolah tenggelam dalam arus drama sepak bola mingguan.

Dari Hinaan ke Pelukan Bangsa

Kurang dari dua tahun kemudian, panggung Piala Dunia 2026 yang digelar di tanah air untuk pertama kalinya dalam 40 tahun menjadi saksi pembalasan Quiñones. Golnya dalam laga pembuka bukan sekadar torehan angka, melainkan simbol rekonsiliasi antara seorang pemain dan bangsa yang pernah menghinanya. Budaya yang sama yang dulu merendahkannya kini memujanya sebagai pahlawan nasional.

Jalan Meksiko di Turnamen

Kemenangan atas Korea Selatan memastikan Meksiko lolos sebagai juara grup. Mereka akan memainkan laga babak 32 besar di Mexico City. Jika menang, laga berikutnya masih di Azteca. Pertandingan selanjutnya akan berlangsung di Amerika Serikat.

Sementara itu, Brasil sudah mengunci posisi juara grup usai mengalahkan Skotlandia. Maroko menjadi runner-up grup setelah menang atas Haiti. Artinya, jika Meksiko dan Brasil sama-sama melaju ke perempat final, El Tri harus menghadapi Seleção di Miami.

Peluang Tim Lain di Grup

Korea Selatan bisa memastikan kelolosan dengan hasil imbang atau menang melawan Afrika Selatan. Ceko membutuhkan kemenangan atas Meksiko, plus kemenangan Afrika Selatan atas Korea Selatan, untuk finis di posisi kedua. Afrika Selatan juga punya peluang jika menang dan unggul atas Ceko di klasemen akhir.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks