Pencarian

Produksi Padi Jateng Capai 6,69 Juta Ton, Pemprov Siapkan Antisipasi Musim Kemarau Panjang

Rabu, 24 Juni 2026 • 16:28:01 WIB
Produksi Padi Jateng Capai 6,69 Juta Ton, Pemprov Siapkan Antisipasi Musim Kemarau Panjang
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memanen padi menggunakan combine harvester di Desa Gentan, Sukoharjo.

Capaian itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri Panen Raya Padi di Desa Gentan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (24/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia turun langsung memanen menggunakan combine harvester, meninjau pengolahan lahan pascapanen, dan berdialog dengan petani serta pemangku kepentingan sektor pertanian.

“Ke depan tantangannya adalah perubahan musim. Perkiraannya musim kemarau akan panjang. Karena itu seluruh bupati dan wali kota harus melakukan pemetaan wilayah yang terdampak kekeringan agar target swasembada pangan dapat terpenuhi,” ujar Luthfi.

Antisipasi Kemarau: Pompa, Sumur, dan Pipa Jadi Andalan

Pemprov Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah konkret menghadapi ancaman kekeringan. Program pipanisasi, pembangunan sumur pertanian, pemanfaatan sumber air baku, hingga penyaluran bantuan pompa akan diperkuat sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Sebanyak 17 ribu unit pompa telah diterima Pemprov dan akan segera didistribusikan ke berbagai wilayah untuk menjamin pasokan air ke sawah selama musim kemarau. “Yang penting air sampai ke sawah dan kebutuhan petani terpenuhi,” tegas Luthfi.

Pasokan Irigasi Aman Hingga Oktober 2026

Kabar baik datang dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Perwakilan instansi tersebut, Rizhali Triutomi Sahan, memastikan pasokan air irigasi di wilayah Bendosari dan sekitarnya masih aman hingga Oktober 2026. “Tidak ada rencana penutupan aliran irigasi, sehingga kebutuhan air untuk musim tanam ketiga tetap dapat terjaga,” katanya.

Kepastian ini menjadi angin segar bagi petani yang tengah bersiap memasuki musim tanam ketiga (MT III). Sejumlah aspirasi yang disampaikan petani dalam dialog dengan gubernur antara lain kebutuhan air untuk MT III, jaringan listrik bagi sumur pertanian, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta perbaikan jalan usaha tani dan saluran irigasi.

Bupati Sukoharjo Minta Dukungan Alsintan dan Infrastruktur

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengapresiasi kontribusi petani yang selama ini menjaga ketahanan pangan daerah, termasuk saat masa pandemi. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya membantu melalui penyediaan alsintan, pembangunan irigasi, sumur dalam, dan jalan usaha tani.

“Kami terus berupaya mendukung petani melalui bantuan alsintan, pembangunan irigasi, sumur dalam, dan jalan usaha tani. Namun kami juga berharap dukungan dari pemerintah provinsi agar kebutuhan petani bisa terpenuhi secara optimal,” ujar Etik.

Menanggapi hal itu, Gubernur Luthfi memastikan pemerintah provinsi akan mengoptimalkan dukungan sarana dan prasarana. Penggunaan combine harvester milik provinsi akan diatur secara bergilir, sementara usulan tambahan bantuan alsintan akan diajukan kepada Kementerian Pertanian.

Bagikan
Sumber: jatengnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks