JAWA TENGAH — Pesawat kepresidenan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB. Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rombongan terbatas itu menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja di provinsi tersebut.
Sport Center Limboto Jadi Pusat Inovasi Petani dan Nelayan
PENAS Petani dan Nelayan XVII tahun ini menyajikan sejumlah agenda strategis. Mulai dari pameran teknologi pertanian, dialog kebijakan dengan pemangku kepentingan, hingga sesi penguatan kemitraan usaha. Pemerintah menargetkan kegiatan ini mampu mendorong peningkatan produktivitas dan percepatan kemandirian pangan nasional.
Acara yang digelar di Sport Center Limboto itu juga menjadi ajang pertukaran inovasi antar daerah. Para petani dan nelayan dari berbagai provinsi dijadwalkan hadir untuk berbagi praktik terbaik di lapangan. Ini adalah kali pertama acara sebesar ini digelar di Gorontalo.
Dua Menteri Kunci Ikut dalam Rombongan
Kehadiran Menteri Luar Negeri Sugiono dalam rombongan menimbulkan spekulasi soal agenda diplomasi pangan. Namun, hingga berita ini diturunkan, tidak ada pengumuman resmi mengenai pertemuan bilateral di sela acara. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dipastikan akan mendampingi Presiden selama kunker.
Prabowo sendiri belum memberikan pernyataan pers sebelum keberangkatan. Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung hingga sore hari, termasuk peninjauan stan pameran dan dialog langsung dengan perwakilan petani.
Gorontalo Jadi Barometer Program Pangan Nasional
Pemilihan Gorontalo sebagai tuan rumah PENAS tahun ini dinilai strategis. Provinsi itu memiliki potensi pertanian dan perikanan yang signifikan, namun masih menghadapi tantangan infrastruktur dan akses pasar. Pemerintah pusat berharap penyelenggaraan acara ini bisa memicu investasi dan perbaikan rantai pasok di kawasan timur Indonesia.
Tidak ada pengumuman kebijakan baru yang disampaikan Presiden saat keberangkatan. Fokus utama kunker ini adalah simbolis dan penguatan ekosistem petani-nelayan melalui forum tatap muka langsung.