SOLO — Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025 resmi diraih Pemkot Solo. Capaian ini merupakan yang ke-16 kalinya secara berturut-turut, menegaskan konsistensi pengelolaan anggaran daerah di bawah kepemimpinan Wali Kota Respati Ardi.
Penghargaan Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Warga
Wali Kota Respati Ardi menyatakan bahwa opini WTP bukanlah sekadar piala atau sertifikat. Menurutnya, penghargaan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
"Penghargaan harus sejalan dengan kesejahteraan warga," ujar Respati dalam keterangan resmi yang diterima, Senin lalu.
Ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan yang bersih dan transparan merupakan fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik. Tanpa tata kelola yang baik, program-program pembangunan tidak akan berjalan optimal.
Konsistensi 16 Tahun: Bukti Tata Kelola Keuangan yang Solid
Raihan WTP selama 16 tahun berturut-turut menempatkan Solo di jajaran daerah dengan pengelolaan fiskal paling stabil di Indonesia. Capaian ini tidak lepas dari sistem pengendalian internal dan komitmen aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Solo.
Opini WTP sendiri merupakan predikat tertinggi yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kewajaran penyajian laporan keuangan. Artinya, tidak ditemukan salah saji material yang memengaruhi pengambilan keputusan berbasis laporan tersebut.
Dampak Langsung bagi Pelayanan Publik
Wali Kota Respati berharap opini ini mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja lebih efisien. Anggaran yang dikelola dengan baik, lanjutnya, harus mampu menjawab kebutuhan dasar warga seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
"Kami ingin rakyat merasakan langsung hasil dari pengelolaan keuangan yang baik, bukan hanya membaca angka di papan pengumuman," tegasnya.
Pemkot Solo pun terus mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran melalui forum-forum musrenbang dan laporan keuangan terbuka.
Langkah Selanjutnya: Transparansi dan Akuntabilitas
Ke depan, Pemkot Solo berkomitmen mempertahankan opini WTP sekaligus memperkuat transparansi informasi publik. Respati meminta jajarannya untuk tidak cepat puas dan terus melakukan inovasi dalam pelayanan.
Dengan raihan ini, Solo semakin kokoh sebagai contoh daerah yang mampu menyelaraskan prestasi administratif dengan kesejahteraan warganya.