Pencarian

Gembira Loka Zoo Bawa 350 Satwa ke Mal Semarang, Buktikan Kebun Binatang Bisa Bersih, Modern, dan Tak Bau

Minggu, 14 Juni 2026 • 19:48:31 WIB
Gembira Loka Zoo Bawa 350 Satwa ke Mal Semarang, Buktikan Kebun Binatang Bisa Bersih, Modern, dan Tak Bau
satwa dari 52 jenis dipamerkan di The Park Mall Semarang oleh Gembira Loka Zoo.

SEMARANG — Sebanyak 350 ekor satwa dari 52 jenis berbeda kini bisa dilihat pengunjung di dalam The Park Mall Semarang. Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta sengaja menghadirkan kebun binatang mini di pusat perbelanjaan itu untuk membuktikan bahwa pengelolaan satwa profesional tidak harus identik dengan tempat kumuh dan bau.

Direktur Utama GL Zoo, Tirtodiprojo, menegaskan bahwa inisiatif ini menjadi ajang pembuktian standarisasi fasilitas yang mereka terapkan. Ia ingin mengubah anggapan masyarakat yang selama ini melekatkan citra negatif pada destinasi wisata berbasis satwa.

Kesejahteraan Satwa Jadi Prioritas, Bukan Sekadar Pameran

Tirtodiprojo menjelaskan, kesejahteraan hewan tetap menjadi prioritas utama meskipun berada di lingkungan mal. Indikator utama kenyamanan satwa bisa dilihat dari perilaku hewan di dalam kandang peraga yang dirancang khusus oleh tim ahli.

"Seperti contoh, kalau binatangnya susah dicari dalam kandang dan dia diam, berarti dia lebih enak dan nyaman. Gembira Loka lebih mengutamakan kesejahteraan satwa," ujarnya saat pembukaan di The Park Mall Semarang, Jumat (12/6).

Ia menambahkan bahwa kesejahteraan satwa tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan perawatnya. "Kalau satwanya sudah sejahtera, otomatis perawatnya juga harus sejahtera," ungkapnya.

Edukasi Interaktif: Anak-Anak Bisa Jadi Dokter Cilik dan Kiper Satwa

Menyambut libur sekolah, kebun binatang mini ini tidak hanya menawarkan tontonan. Ada program edukasi interaktif yang mengajarkan anak-anak mengenai profesi di dunia konservasi.

"Kami menghadirkan mereka yang ingin jadi dokter cilik. Apa sih yang harus dikerjakan seorang dokter? Kemudian sebagai kiper, kiper adalah perawat satwa. Apa yang harus dikerjakan? Edukasi itu yang paling penting," papar Tirtodiprojo.

Apresiasi Pemkot Semarang: Padukan Edukasi, Konservasi, dan Rekreasi

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriasari, mengapresiasi inovasi yang digelar di The Park Mall tersebut. Menurutnya, konsep ini sangat tepat untuk mendongkrak sektor pariwisata Semarang yang tengah dalam tren positif.

"Ini dalam rangka liburan sekolah sekaligus ulang tahun Gembira Loka. Konsepnya sangat bagus karena memadukan edukasi, konservasi, dan rekreasi. Masyarakat tidak hanya melihat satwa, tetapi juga diajarkan cara mengamati nama, jenis, dan kebiasaan mereka," tandas Indriasari.

Sebagai informasi, GL Zoo Yogyakarta saat ini mengelola total 1.500 ekor satwa dari 150 jenis dengan angka kunjungan mencapai 1 juta orang per tahun. Pada 2026, mereka mendatangkan dua koleksi baru berupa Rubah Merah dan African Painted Dog yang saat ini sedang dinantikan proses kelahirannya di Yogyakarta.

Bagikan
Sumber: lingkartv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks