Pencarian

Proyek Jalan Randublatung-Cepu di Blora Mulai Dilelang, DPUPR Jateng Target Buka Penawaran Pekan Ini

Selasa, 09 Juni 2026 • 15:31:31 WIB
Proyek Jalan Randublatung-Cepu di Blora Mulai Dilelang, DPUPR Jateng Target Buka Penawaran Pekan Ini
Proses lelang proyek perbaikan Jalan Randublatung-Cepu di Blora telah dimulai oleh Dinas PUPR Jawa Tengah.

SEMARANG — Proyek perbaikan ruas Jalan Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora akhirnya memasuki babak baru. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah mengonfirmasi proses tender atau lelang untuk proyek tersebut sudah berjalan.

Kepala Dinas PUPR Jateng, Henggar Budi Anggoro, mengatakan tahapan yang tengah berlangsung meliputi pengumuman lelang, pemasukan dokumen penawaran, hingga penetapan pemenang. Ia menargetkan pembukaan penawaran bisa dilakukan pada Kamis (11/6/2026) pekan ini.

“Jadi sekarang pokoknya sedang proses tender. Mudah-mudahan nanti pada hari Kamis minggu ini sudah bisa membuka penawarannya,” ujar Henggar di Semarang, Senin (8/6/2026).

Ranah Panitia Lelang, Kepala Dinas Tak Tahu Detail Peserta

Henggar mengaku tidak mengetahui secara rinci perusahaan atau kontraktor yang mengikuti proses lelang. Seluruh proses pengadaan, kata dia, sepenuhnya berada di bawah kewenangan panitia lelang atau Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

“Masalah sing melu sopo-sopo aku ra paham (masalah yang ikut siapa-siapa saya tidak paham), itu ranahnya panitia, ‘kan gitu,” ucapnya dalam bahasa Jawa.

Blora Jadi Prioritas, Anggaran Sudah Dialokasikan

Proyek Jalan Randublatung-Cepu menjadi salah satu prioritas Pemprov Jateng karena telah memiliki alokasi anggaran dan tengah dalam proses tender. Gubernur Ahmad Luthfi sebelumnya menginstruksikan percepatan perbaikan jalan rusak melalui koreksi Anggaran Perubahan 2026.

“Nanti ini ‘kan kita ada lokasi tambahan lagi untuk perbaikan tapi secara rinci daerah mana saja masih belum tahu. Tapi yang jelas di Blora akan kita selesaikan,” tegas Henggar.

Jalan Rusak di Pati: Ada yang Tanggung Jawab Provinsi, Ada yang Kabupaten

Henggar juga menanggapi kondisi sejumlah jalan rusak di Kabupaten Pati. Pemerintah Kabupaten Pati telah mengalokasikan anggaran Rp210 miliar melalui APBD Murni 2026 untuk memperbaiki puluhan ruas jalan dan jembatan. Namun, ia menegaskan sebagian besar ruas yang mengalami kerusakan merupakan jalan kabupaten, sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat.

“Kalau itu ruas jalan kabupaten, kalau untuk ruas jalan provinsi (di Kabupaten Pati) ini kami juga sedang proses tender juga, tepatnya yang ada di Tayu-Margoyoso itu. Tapi kalau yang lain, jalan kabupaten itu urusannya di PUPR Kabupaten,” jelasnya.

Proyek perbaikan jalan provinsi di Pati, yakni ruas Tayu-Margoyoso, saat ini juga tengah memasuki proses tender serupa dengan proyek di Blora.

Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks