Pencarian

Kapolda Jateng Larang Senpi saat May Day, Terapkan Pendekatan Humanis

Jumat, 01 Mei 2026 • 22:35:00 WIB
Kapolda Jateng Larang Senpi saat May Day, Terapkan Pendekatan Humanis
Kapolda Jateng larang personel bawa senjata saat pengamanan May Day 2026.

Jawa Tengah — Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dengan tegas melarang bagi seluruh personel yang terlibat dalam pelayanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 untuk melakukan aksi kekerasan, termasuk tidak membawa senjata api maupun benda berbahaya saat bertugas di lapangan. Penegasan ini disampaikan saat memimpin apel kesiapan pelayanan May Day di Lapangan Apel Mapolda Jateng, Jumat (1/5/2026).

Penekanan pada Pendekatan Humanis dan Profesional

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa pelayanan terhadap aksi penyampaian aspirasi masyarakat harus dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan penuh pengendalian diri. "Saya tidak ingin ada tindakan kekerasan di lapangan. Pastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun benda berbahaya lainnya saat bertugas. Kita hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal penyampaian aspirasi masyarakat secara damai," tegas Kapolda.

Untuk memastikan hal tersebut berjalan optimal, Kapolda memerintahkan jajaran Propam melakukan pengecekan menyeluruh terhadap personel yang akan diturunkan, guna memastikan seluruh anggota menjalankan tugas sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku. Para perwira pengendali (Padal) juga diminta aktif mengawasi dan mengendalikan anggotanya di lapangan, termasuk mengingatkan batas kewenangan serta memastikan setiap tindakan dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur.

Pengendalian Emosi dalam Menghadapi Provokasi

Kapolda juga mengingatkan pentingnya pengendalian emosi dalam menghadapi dinamika di lapangan. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk provokasi harus disikapi secara profesional tanpa reaksi berlebihan. "Apabila ditemukan pelanggaran atau provokasi, cukup diamankan sesuai aturan. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Kendalikan emosi dan jaga sikap, serta jaga nama baik institusi," lanjutnya.

Mobilisasi 1.133 Personel dan Tim Negosiator

Dalam pelaksanaan pelayanan May Day tahun ini, Polda Jateng mengerahkan sebanyak 1.133 personel yang terdiri dari jajaran Polda dan BKO dari sejumlah Polres, serta didukung 360 personel TNI dari Kodim Kota Semarang. Personel tersebut disiagakan di sejumlah titik kegiatan dan objek vital, termasuk SPBU serta lokasi strategis lainnya.

Kehadiran Tim Polwan Negosiator turut menjadi ujung tombak pendekatan persuasif, dengan mengedepankan komunikasi dialogis dan empati kepada para peserta aksi. Melalui langkah tersebut, Kapolda berharap seluruh rangkaian peringatan May Day di Jawa Tengah dapat berlangsung aman, tertib, dan bermartabat, sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berintegritas kepada masyarakat.

Bagikan
Sumber: polres.klaten.go.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks