PURWOREJO — Sebagian warga Desa Girijoyo harus menempuh perjalanan sejauh 2 kilometer untuk mendapatkan air dari sumber terdekat. Air itu dipakai untuk memasak dan minum, kebutuhan yang tidak bisa ditunda meski kemarau berkepanjangan.
Kepala Desa Girijoyo, Turahman, menyebut bantuan air bersih dari Polres Purworejo diprioritaskan bagi 30 kepala keluarga yang kondisinya paling parah. Pendataan dilakukan di tingkat desa sebelum truk tangki dikerahkan.
Kapolres Purworejo, AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, mengatakan pihaknya bergerak setelah menerima informasi dari wilayah. Laporan itu datang dari Kapolsek Kemiri bersama Bhabinkamtibmas yang memantau langsung kondisi warga.
"Berawal dari informasi yang disampaikan Kapolsek Kemiri dan Bhabinkamtibmas mengenai kondisi warga Desa Girijoyo yang mulai kesulitan air bersih, kami bergerak untuk menyalurkan bantuan ini guna meringankan beban masyarakat," terang AKBP Erma.
Penyaluran air melibatkan Wakapolres Purworejo Kompol Amin Supangat dan sejumlah pejabat utama Polres Purworejo. Kegiatan itu juga dirangkai dengan peringatan HUT ke-75 Humas Polri.
Warga Desa Girijoyo, Siti Ulfa, mengungkapkan bahwa kesulitan air sudah berlangsung sekitar empat bulan. Sumur dan sumber air di pemukiman mereka tidak lagi mencukupi kebutuhan harian.
"Kekeringan telah melanda pemukiman kami selama kurang lebih empat bulan terakhir. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi seperti memasak dan minum, kami terpaksa menempuh perjalanan sejauh 2 kilometer untuk mengambil air dari sumber air terdekat," kata Siti.
Jarak 2 kilometer ditempuh bolak-balik, sering kali dengan jeriken atau wadah seadanya. Beban itu jatuh terutama pada perempuan dan warga lanjut usia yang mengurus kebutuhan dapur sehari-hari.
Siti menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Menurut dia, pasokan air itu sangat berarti di tengah situasi yang sulit.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Kapolres dan jajaran Polres Purworejo atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat berharga dan bermanfaat bagi kami di saat situasi sulit seperti sekarang. Semoga hujan bisa segera turun di desa kami," tambahnya.
Bantuan 4.000 liter bersifat sementara. Kebutuhan air warga Girijoyo akan tetap bergantung pada turunnya hujan atau pasokan lanjutan dari instansi lain selama kemarau belum berakhir.