TVS India Siap Produksi Motor Listrik dan Etanol di Pabrik Karawang

Penulis: Lukman Hakim  •  Jumat, 18 September 2026 | 17:18:01 WIB

JAWA TENGAH — Menteri Investasi Rosan Roeslani mengungkap rencana TVS memperluas pabriknya di Karawang untuk memproduksi motor listrik dan motor berbahan bakar etanol. Pabrikan India yang sudah beroperasi sejak 2007 itu sebelumnya hanya memproduksi kendaraan roda dua dan roda tiga untuk pasar domestik dan ekspor. Belum ada nilai investasi tambahan yang disebutkan, namun pembahasan sudah sampai ke meja Presiden Prabowo Subianto.

Rencana penambahan kapasitas pabrik PT TVS Motor Company Indonesia disampaikan Rosan usai menerima kunjungan kehormatan CEO TVS di Istana Negara. Menurut Rosan, perluasan pabrik tidak hanya untuk kendaraan listrik, tetapi juga motor berbahan bakar etanol.

"(Mereka) ingin mengembangkan pabriknya lebih luas, tidak hanya berbahan bakar EV, tapi juga mereka akan menerapkan berbahan bakar etanol," kata Rosan seperti dikutip CNBC Indonesia.

Pabrik Karawang Jadi Basis Produksi Global TVS

Fasilitas manufaktur TVS di Karawang, Jawa Barat, sudah beroperasi sejak 2007 dan tercatat sebagai salah satu basis produksi global perusahaan di luar India dan Inggris. Pabrik ini memproduksi lebih dari satu juta unit kendaraan roda dua dan roda tiga untuk pasar domestik maupun ekspor.

Produk TVS yang dirakit di Indonesia telah dipasarkan ke sejumlah negara di ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika. Realisasi investasi perusahaan hingga kini mencapai USD250 juta atau sekitar Rp4,12 triliun.

Dari sisi ketenagakerjaan, PT TVS Motor Company Indonesia menyerap ratusan tenaga kerja langsung. Dampak ekonominya menyentuh sekitar 8.000 tenaga kerja tidak langsung melalui jaringan distributor, pemasok, kontraktor, dan penyedia jasa.

Motor Etanol dan Listrik Dibahas Lintas Kementerian

Pengembangan motor berbasis etanol dan listrik akan melibatkan Kementerian Riset dan Teknologi. Rosan menyebut tim dari Menristekdikti Brian Yuliarto akan ikut menangani rencana tersebut.

"Di bidang pengembangan dari motor listrik, motor berbasis etanol. Jadi nanti dengan tim dari Menristekdikti (Brian Yuliarto) juga untuk pengembangan listrik, berbasis etanol ini," tuturnya.

Pembicaraan soal rencana investasi ini sudah sampai ke Presiden Prabowo Subianto. Rosan menyebut kunjungan CEO TVS ke Istana Negara bersifat courtesy visit, namun rencana kerja sama tetap dibahas dalam pertemuan itu.

"Jadi tadi dibicarakan rencananya dan kemungkinan kerja sama seperti itu. Kebetulan prinsipalnya dateng, CEO-nya datang, jadi ini lebih ke courtesy visit kepada Presiden," kata Rosan.

Belum Ada Angka Investasi Tambahan

Nilai investasi yang akan digelontorkan TVS untuk lini produksi baru belum diungkap. Rosan hanya memastikan dana tersebut diarahkan untuk pengembangan motor listrik dan motor etanol.

Bagi pasar Indonesia, langkah TVS menambah lini produksi etanol bisa membuka opsi bahan bakar alternatif di segmen roda dua. Sejumlah negara di Asia dan Amerika Latin sudah lebih dulu memakai etanol sebagai campuran bahan bakar kendaraan bermotor.

TVS sendiri bukan pemain baru di Indonesia. Merek ini bersaing di segmen skuter dan motor bebek, meski pangsa pasarnya masih di bawah pemain Jepang. Perluasan pabrik Karawang berpotensi menambah kapasitas produksi sekaligus memperkuat posisi TVS di rantai ekspor kawasan.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top