JAWA TENGAH — Tom's Guide baru saja mengumumkan daftar pemenang penghargaan tahunan mereka untuk kategori gaya hidup aktif 2026, mulai dari jam tangan pintar hingga sepeda listrik. Berdasarkan pengujian intensif selama 12 bulan terakhir terhadap puluhan perangkat, Apple Watch Series 12 dan Asics Novablast 6 keluar sebagai yang terbaik di kelasnya. Namun, ada beberapa catatan penting soal harga dan biaya langganan yang perlu kamu tahu sebelum membeli.
Tim penguji dari Tom's Guide telah menghabiskan waktu setahun terakhir untuk mencoba berbagai perangkat kebugaran dan luar ruangan terbaru. Mereka menilai produk berdasarkan performa nyata, kenyamanan pemakaian harian, dan nilai jualnya. Hasilnya adalah daftar produk yang dianggap paling layak dibeli di kelasnya masing-masing.
Apple Watch Series 12 dinobatkan sebagai smartwatch terbaik berkat peningkatan pada sisi kesehatan. Jam ini ditenagai chip S11 yang lebih cepat dan sensor yang mendesain ulang cara pemantauan detak jantung.
Menurut pengujian Tom's Guide, jam ini mengukur detak jantung setiap lima detik, atau 60 kali lebih sering dibandingkan Series 11. Hal ini memungkinkan fitur Readiness score yang memberikan saran kapan harus berlatih keras dan kapan harus istirahat.
Apple juga memperbaiki keluhan lama pengguna. Kini ada komplikasi penghitung langkah bawaan tanpa aplikasi pihak ketiga, pengisian daya cepat hingga 80% dalam 30 menit, dan pelacakan GPS hingga 10 jam untuk lari jarak jauh.
Untuk kategori fitness tracker, Fitbit Air menjadi pilihan utama. Perangkat ini tidak memiliki layar, suara, atau notifikasi yang mengganggu, sehingga pengguna bisa benar-benar melupakan keberadaannya saat beraktivitas.
Meski tanpa layar, data kesehatan tetap bisa dipantau melalui aplikasi Google Health. Di sana tersedia laporan tidur, skor kesiapan dinamis, dan catatan latihan. Fitbit Air dibanderol USD 99 dengan fitur inti yang bebas biaya langganan.
Garmin Forerunner 170 terpilih sebagai jam lari terbaik tahun ini. Jam ini menawarkan akurasi yang sangat baik, analisis latihan yang lebih mendalam, serta fitur pintar seperti pembayaran NFC dan penyimpanan musik.
Desainnya ringan dan menarik, cocok untuk pelari dari berbagai level. Tom's Guide menilai jam ini memberikan nilai uang yang sepadan dengan performanya.
Shokz OpenDots 2 memenangkan kategori headphone olahraga. Berbeda dari model bone conduction sebelumnya, model ini menggunakan desain clip-on yang menjepit telinga.
Buds ini tetap terpasang aman dan nyaman di berbagai jenis latihan. Kualitas suaranya dinilai mengesankan, sementara desain terbuka tetap memungkinkan pengguna mendengar suara sekitar. Tom's Guide mencatat bahwa versi OpenDots Air menawarkan nilai lebih baik, tetapi OpenDots 2 unggul dari sisi performa keseluruhan.
Untuk alat pemulihan, Hyperice Normatec Leg Sleeves menjadi favorit. Alat ini menggunakan kompresi udara dinamis untuk mengurangi peradangan, kekakuan, dan pembengkakan setelah olahraga.
Fisioterapis Premier League, Geoff Scott, dalam wawancara dengan Tom's Guide menyebut pemain rutin memakai alat ini saat perjalanan dan di ruang ganti. Kompresi udaranya meniru pompa otot alami untuk mempercepat drainase limfatik.
Asics Novablast 6 dipilih sebagai sepatu lari terbaik 2026. Dari lebih dari 60 pasang sepatu yang diuji tahun ini, model ini dianggap paling menonjol.
Sepatu ini menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan kecepatan. Bantalan empuknya cukup untuk lari santai, tetapi tetap responsif saat dipacu lebih cepat. Harganya pun dinilai cukup masuk akal untuk kelasnya.
Keen Jasper Zionic menyabet gelar sepatu hiking terbaik. Meski secara teknis bukan boot, sepatu ini dibuat dari suede dan karet yang ringan serta nyaman.
Berkat lug karet 4mm, sepatu ini memberikan keseimbangan luar biasa di medan terjal. Tim Tom's Guide mengujinya di jalur air terjun dan tidak mengalami slip. Tali dari lidah ke ujung kaki membuat kaki terasa sangat aman.
Nike kembali menjadi favorit untuk kategori pakaian luar. Tahun ini Nike berkolaborasi dengan merek SKIMS milik Kim Kardashian dan menyediakan jersey untuk Tim USA serta Inggris di Piala Dunia.
Inovasi andalannya, Therma-FIT Air Milano, menggunakan ruang udara tiup yang bisa disesuaikan untuk mengatur kehangatan secara real-time. Teknologi ini akan berguna saat musim dingin tiba.
Bowflex 552 kembali masuk daftar sebagai dumbbell adjustable terbaik. Produk ini mengutamakan kesederhanaan tanpa fitur pintar atau integrasi aplikasi yang rumit.
Pelat beban dilapisi cat hitam untuk mencegah karat. Mengubah beban cukup dengan memutar dial, dan gagangnya cukup lebar untuk penggunaan dua tangan.
Segway Max G3 Plus menjadi skuter listrik terbaik. Model ini menyempurnakan Max G3 dengan menambahkan lampu sein belakang yang sangat penting untuk keselamatan di jalan raya.
Baterainya diperbesar menjadi 717-Wh dengan jangkauan teoretis hingga 56 mil. Motornya ditingkatkan hingga 2.200 watt untuk memudahkan menanjak. Bobotnya memang berat, sekitar 56 pon, tetapi performanya sepadan.
Segway Muxi Pro dinobatkan sebagai e-bike terbaik. Sepeda kargo mini ini memiliki desain unik dan fungsional, serta dilengkapi fitur yang tidak dimiliki model standar.
Muxi Pro menambahkan lampu sein, suspensi depan, dan shifter elektronik sembilan kecepatan yang bisa berpindah gigi otomatis. Jangkauannya mencapai 70 mil, cukup untuk perjalanan jauh.
Untuk aksesori aktif, GoRuck Rucking Weighted Vest menjadi pilihan. Rompi ini menggunakan dua pelat beban melengkung yang diletakkan di slot depan dan belakang.
Lubang di tengah rompi mencegah penekanan pada diafragma. Beratnya bisa disesuaikan hingga 60 pon (27 kg) dengan pelat tambahan. Tali yang dapat disesuaikan dan pinggang elastis lebar membuatnya nyaman dipakai.
Skechers Slip-ins Golf: Blade Tour menjadi sepatu golf terbaik. Sepatu ini menawarkan kemudahan masuk tanpa tali, tetapi dengan performa yang menyaingi merek khusus golf seperti FootJoy.
Bagian tumitnya mengunci kaki dengan stabil dan memberikan kepercayaan diri di lapangan. Tersedia dalam dua warna, termasuk warna teal yang mencolok.
Arccos Smart Laser menjadi gadget golf terbaik. Alat ini berfungsi sebagai rangefinder biasa dengan pengukuran jarak dan slope yang akurat, tetapi juga terintegrasi dengan fitur pelacakan permainan Arccos.
Integrasi ini memberikan rekomendasi stik yang lebih akurat dan menandai lokasi bendera di aplikasi. Sayangnya, alat ini memerlukan langganan tambahan di atas biaya pelacakan game, yang menurut Tom's Guide kurang ideal.