Timnas Mobile Legends Indonesia Incar Emas Asian Games 2026

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Selasa, 15 September 2026 | 17:17:31 WIB
Atlet Mobile Legends Indonesia, Syauki, menyampaikan keyakinannya menargetkan medali emas Asian Games 2026.

JAWA TENGAH — Syauki, yang akrab disapa Nino, menyampaikan hal itu kepada detikINET di Hotel Mercure, Selasa (15/9/2026). Keyakinan tersebut muncul setelah ia menilai latihan bersama atlet Mobile Legends lainnya menunjukkan perubahan besar.

"Kalau misalkan target dari diri sendiri, aku pengen emas karena lagi percaya diri banget," kata Syauki.

Performa Skuad Dinilai Meningkat

Syauki mengaku tidak sekadar percaya diri tanpa dasar. Ia menyebut latihan yang dijalani bersama rekan-rekannya memperlihatkan peningkatan performa yang nyata.

"Jujur, jujur aku yakin banget karena dari latihan kita juga aku ngeliat ada perubahan yang besar lah. Bisa dibilang dari latihan kita, dari performa kita terutama. Jadi ya aku yakin bisa mecahin rekor aja sih," ungkapnya.

Pernyataan itu disampaikan saat skuad Merah Putih tengah menyiapkan diri menghadapi Asian Games 2026. Ajang tersebut menjadi panggung besar bagi cabang esports yang kembali dipertandingkan.

Motivasi Emas Bukan soal Bonus Rp 3 Miliar

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menjanjikan bonus Rp 3 miliar bagi atlet yang membawa pulang medali emas di Asian Games 2026. Janji itu disampaikan pada 9 September 2026.

"Ini Asian Games, medali emas Rp 3 miliar," kata Prabowo.

Syauki menegaskan motivasinya mengejar emas bukan karena bonus tersebut. Baginya, target utama adalah mengangkat nama Indonesia ke posisi nomor satu di game Mobile Legends.

"Sebenarnya aku lebih tepatnya pengen ada nomor satu aja sih di Indonesia. Soalnya udah lama gak ada nama Indonesia gitu di nomor satu nya. Iya soalnya Indonesia selalu ada di nomor 2, 3, kayak gitu. Aku pengen yang mecahin gitu loh. Aku ini sebagai Syauki ada di nomor satu dari Indonesia," tegasnya.

Rekor Indonesia di Panggung Internasional

Ambisi Syauki bertolak dari catatan kurang memuaskan Indonesia di kompetisi Mobile Legends skala internasional. Pada SEA Games 2023, Indonesia tidak menyumbang medali sama sekali.

Dua tahun berselang, di SEA Games 2025, Indonesia hanya mampu meraih medali perunggu. Pada kedua kejuaraan tersebut, Filipina keluar sebagai peraih medali emas.

Catatan itu menjadi pemicu bagi Syauki dan rekan-rekannya untuk membalikkan keadaan di Asian Games 2026. Ia ingin menjadi atlet Indonesia pertama yang menempatkan nama negara di posisi teratas.

Target Realistis Timnas Esports Indonesia

Meski Syauki menargetkan emas, Timnas Esports Indonesia memiliki proyeksi yang lebih terukur untuk Asian Games 2026. Berikut rincian target yang disusun:

  • eFootball: Emas
  • PUBG Mobile, Gran Turismo 7, dan Mobile Legends: Perak
  • Naraka, Identity, Honor of Kings, dan Pokemon Unite: Perunggu

Target tersebut menempatkan Mobile Legends pada posisi perak, bukan emas. Artinya, ambisi Syauki berada satu tingkat di atas proyeksi resmi tim.

Pertanyaannya kini, apakah Syauki mampu mematahkan target realistis tersebut dan membawa pulang emas, atau justru gagal menyumbang medali sama sekali di Asian Games 2026.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top