66 Offroader Uji Nyali di Lintasan Batu dan Pasir Waduk Cacaban Tegal

Penulis: Oki Setiawan  •  Minggu, 13 September 2026 | 07:01:31 WIB
Peserta melintasi lintasan batu dan pasir pada Kejuaraan Nasional Adventure Offroad 2026 di Waduk Cacaban, Tegal.

TEGAL — Deru mesin dan gemuruh ban memecah ketenangan tepian Waduk Cacaban. Lintasan tanah, batu, dan pasir berubah menjadi arena adu nyali dalam Kejuaraan Nasional Adventure Offroad 2026, Sabtu (12/9/2026).

Sebanyak 66 peserta ambil bagian setelah panitia menutup pendaftaran lebih awal. Pendaftar semula mencapai sekitar 70 orang, tetapi keterbatasan ruang lintasan dan paddock memaksa pembatasan jumlah starter.

Empat Kelas Berdasarkan Kapasitas Mesin

Para offroader terbagi dalam empat kelas berdasarkan kapasitas mesin. Kelas G1 untuk mesin di bawah 1.000 cc, naik bertingkat hingga kelas G4 atau free for all (FFA) untuk mesin di atas 4.800 cc.

Pembagian kelas ini membuat persaingan berlangsung berlapis. Setiap pengemudi menghadapi karakter lintasan yang sama, tetapi dengan tenaga mesin yang berbeda.

Kombinasi Batu dan Pasir Cacaban

Karakter lintasan di Cacaban menjadi tantangan tersendiri bagi peserta. Kombinasi batu dan pasir menciptakan tingkat kesulitan berbeda dibanding seri sebelumnya yang didominasi debu kering.

"Selama ini kita main di area tambang. Di sini suasananya beda, dekat waduk, pemandangannya bagus. Ini pengalaman baru," ujar Organizing Committee, Herry Rinjani.

Lanskap waduk yang menjadi latar jalur ekstrem memberi warna lain pada seri Tegal. Biasanya lintasan offroad identik dengan kawasan tambang atau galian C.

Putaran Keempat dari Lima Seri Nasional

Kejuaraan ini merupakan putaran keempat dari lima seri nasional tahun 2026. Tiga seri sebelumnya digelar di Semarang, Palangka Raya, dan Pasuruan.

Usai Tegal, rangkaian akan berlanjut ke Jawa Barat sebagai penutup musim. Posisi klasemen sementara masih terbuka bagi peserta yang ingin mengejar poin di dua seri tersisa.

Promosi Wisata Lewat Arena Offroad

Pemilihan Waduk Cacaban sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Arena ini memperkenalkan wajah lain pariwisata Kabupaten Tegal kepada peserta dan penonton dari luar daerah.

Selain menguji keterampilan pengemudi, gelaran ini membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. Warung dan pedagang lokal di kawasan wisata waduk turut merasakan kunjungan peserta dan penonton selama rangkaian acara.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: puskapik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top