Kafilah Jateng Siap Berlaga di MTQ Nasional 2026, Manbaul Ulum Asal Jepara Ungkap Persiapan Kaligrafi Digital

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Rabu, 02 September 2026 | 15:14:31 WIB
Manbaul Ulus, peserta kaligrafi digital asal Jepara, mengikuti pemusatan latihan di Asrama Haji Manyaran, Semarang, menjelang MTQ Nasional 2026.

SEMARANG — Manbaul Ulum tak bisa menyembunyikan rasa percaya dirinya. Ditemui di sela pemusatan latihan (training camp) di Asrama Haji Manyaran, Semarang, Rabu (2/9/2026), peserta cabang kaligrafi digital putra asal Jepara ini tinggal menghitung hari menuju panggung Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.

MTQ Nasional akan berlangsung pada 11-20 September 2026. Bagi Ulum, ini merupakan pengalaman pertamanya tampil di tingkat nasional setelah sebelumnya meraih juara II di MTQ tingkat Jawa Tengah.

Pelatihan Berbeda: Tahan Duduk Delapan Jam

Ulum menuturkan, pembinaan yang dijalaninya bersama peserta cabang kaligrafi lainnya berlangsung intensif sejak April 2026. Pola karantina dijalani secara berkala: dua pekan di Jakarta, lalu dua pekan kembali ke daerah, kemudian berangkat lagi untuk pembinaan bulan berikutnya.

"Kami digembleng dari pagi sampai malam untuk cabang kaligrafi," kata Ulum.

Perlakuan khusus ini bukan tanpa alasan. Karakter cabang kaligrafi berbeda dengan cabang lain yang waktunya singkat. Dalam perlombaan nanti, peserta harus menyelesaikan karya dalam durasi hingga delapan jam. Konsekuensinya, metode latihan pun dirancang untuk membangun daya tahan fisik dan konsentrasi.

"Kaligrafi beda dengan cabang lain yang waktunya sebentar-sebentar. Kalau kaligrafi nanti lombanya delapan jam. Makanya pelatihannya juga beda," ujarnya.

Pendampingan Pembina Level Nasional dan Internasional

Setelah menjalani rangkaian karantina di Jakarta, Ulum dan kafilah lain kini mengikuti training camp di Asrama Haji Manyaran selama sekitar satu bulan. Pembinaan akan terus berlanjut hingga tiba waktunya berangkat ke arena MTQ Nasional.

Ulum menilai, persiapan tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Para peserta mendapat pendampingan dari pembina yang memiliki pengalaman di tingkat nasional hingga internasional. Materi yang diberikan terbilang detail, termasuk berbagai teknik dan strategi untuk meningkatkan kualitas karya saat perlombaan.

Ditempa Sejak April, Target Juara Umum

Kafilah Jawa Tengah telah melalui penggemblengan panjang sejak April 2026. Rangkaian persiapan ini diarahkan untuk meraih prestasi terbaik, bahkan membidik gelar juara umum pada perhelatan MTQ Nasional XXXI.

Kontingen asal Jawa Tengah kini menghuni Asrama Haji Manyaran sebagai lokasi pemusatan latihan akhir sebelum keberangkatan. Seluruh peserta akan terus menjalani pembinaan intensif hingga hari pelaksanaan lomba tiba.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: puskapik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top