PT Djarum Kembali Renovasi 10 Rumah Warga Wonogiri, Nilai Bantuan Capai Rp70 Juta per Unit

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:32:01 WIB
PT Djarum bersama Pemkab Wonogiri menyerahkan bantuan renovasi 10 rumah warga di Kecamatan Eromoko, dengan nilai mencapai Rp70 juta per unit.

WONOGIRI — Sebanyak 10 rumah warga di Kabupaten Wonogiri resmi direnovasi melalui kolaborasi PT Djarum dengan Pemkab Wonogiri. Rumah-rumah yang tersebar di Desa Minggarharjo dan Desa Ngadirejo, Kecamatan Eromoko itu mendapat intervensi anggaran hingga Rp70 juta per unit, jauh di atas bantuan pemerintah yang rata-rata hanya Rp20 juta.

Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno menyebut program ini menjadi salah satu solusi untuk menekan angka rumah tidak layak huni yang masih mencapai sekitar 11.000 unit di wilayahnya. Serah terima bantuan dilakukan pada Kamis (27/8/2026).

Bantuan Swasta Lebih Tinggi dari Program Pemerintah

Imron menjelaskan, nilai bantuan dari PT Djarum hampir tiga kali lipat dibandingkan intervensi RTLH yang bersumber dari anggaran pemerintah. Dengan dana sekitar Rp20 juta, warga biasanya masih harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyelesaikan renovasi.

"Kalau dari PT Djarum ini sekitar Rp70 juta, itu sudah menjadi rumah yang sangat-sangat layak huni. Tadi Pak Agung bilang, ini rumah mewah kecil untuk warga masyarakat," ujarnya.

Pemkab Wonogiri sendiri menargetkan intervensi terhadap 652 RTLH pada 2026. Capaian itu ditopang dari berbagai sumber pendanaan, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan dukungan aspirasi anggota DPR RI.

Verifikasi Ketat: Penerima Wajib Punya Satu-satunya Rumah

General Manager Communication and Development PT Djarum Ahmad Budiharto mengatakan, proses seleksi penerima bantuan tidak sembarangan. Usulan dari pemerintah daerah diverifikasi langsung di lapangan, terutama terkait status kepemilikan rumah.

"Yang pasti kita ingin membantu betul-betul masyarakat yang memang perlu dibantu. Rumahnya cuma satu-satunya dan rumah itu memang sudah punya sendiri. Artinya, supaya nanti ke depannya tidak jadi masalah," jelas Ahmad.

PT Djarum juga menerapkan standar konstruksi khusus dalam pembangunan. Rumah harus memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, dan kesehatan, dengan spesifikasi pondasi beton, dinding bata ringan atau hebel, serta rangka atap baja ringan.

Target 500 Rumah di 2026, Wonogiri Kembali Dapat Jatah

Secara nasional, PT Djarum menargetkan pembangunan 500 unit rumah pada 2026 dan berencana mempertahankan angka yang sama di 2027. Meski prioritas utama berada di Kudus, Wonogiri dipastikan kembali menerima alokasi bantuan.

"Untuk Wonogiri kita masih akan alokasikan, apakah 10 atau 15, nanti insyaallah kita alokasikan untuk tahun 2027," kata Ahmad.

Pengawasan pembangunan dilakukan bersama antara tim internal perusahaan dan stakeholder pemerintah setempat. Vendor yang ditunjuk PT Djarum juga diminta memberikan jaminan kualitas bangunan minimal 10-15 tahun tanpa keretakan atau masalah konstruksi.

Salah satu penerima manfaat, Gembong, warga Desa Ngadirejo, mengaku terbantu dengan program renovasi ini. Rumahnya yang sebelumnya tidak layak huni kini dibangun ulang dengan material yang lebih kokoh dan sehat.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top