SOLO — Pemerintah Kota Surakarta mengambil langkah tegas dengan memerintahkan audit menyeluruh terhadap operasional PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP), pengelola sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo. Wali Kota Respati Ardi menyebut evaluasi ini mencakup aspek operasional, keamanan, hingga dampak lingkungan yang ditimbulkan.
“Di minggu ini, saya tugaskan DLH untuk mendalami dan melakukan pemeriksaan kinerja serta keamanan dari SCMPP. Hasilnya akan kita publikasikan kepada media,” ujar Respati, Senin (27/7/2026).
Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa warga yang menyoroti buruknya pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo. Respati mengapresiasi kritik masyarakat dan berjanji akan mengusut tuntas persoalan tersebut.
Salah satu poin yang menjadi perhatian utama adalah klaim operasional SCMPP yang disebut berlangsung selama 24 jam. Respati secara blak-blakan meragukan efektivitas waktu kerja tersebut.
“Malah heran kalau 24 jam, kinerjanya saya pikir lamban dari SCMPP. Kalau 24 jam ya harusnya optimal, nah ini saya kira tidak 24 jam,” tegasnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Pemkot Solo tidak akan mentolerir pengelolaan yang tidak sesuai target, terutama di lokasi yang menjadi pusat pemrosesan akhir sampah kota.
Sebagai langkah konkret, Respati akan memimpin rapat khusus bersama seluruh bidang di DLH pada Rabu pekan ini. Rapat tersebut akan mempertajam strategi penanganan persoalan persampahan secara komprehensif.
“Hari Rabu saya akan memimpin desk bersama masing-masing bidang di DLH untuk mempertajam penanganan persoalan persampahan,” jelasnya.
Pemeriksaan tidak hanya berhenti pada aspek teknis operasional. Pemkot Solo juga akan mendalami dampak lingkungan dari aktivitas TPA Putri Cempo terhadap warga sekitar. Hal ini menjadi salah satu tuntutan utama dalam aksi demonstrasi sebelumnya.
“Iya, semuanya akan kami cek, termasuk dampak lingkungan. Pihak-pihak yang terdampak juga menjadi bagian dari pendalaman. Jadi isu lingkungan secara menyeluruh pasti menjadi fokus kami,” tegas Respati.
Melalui audit ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Hasil pemeriksaan terhadap kinerja SCMPP akan diumumkan ke publik sebagai bentuk keterbukaan pemerintah.
“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan yang menyampaikan aspirasi kemarin. Kami akan melakukan investigasi dan pengawasan kinerja secara mendalam,” tutup Respati.