Kontingen Kudus Juara Umum Kejurda X Pagar Nusa Jateng, Sarif Abdillah Dorong Pesilat Tembus PON hingga Olimpiade

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Senin, 29 Juni 2026 | 23:30:01 WIB
Kontingen Kudus berhasil menjadi juara umum Kejurda X Pagar Nusa Jawa Tengah 2026 dengan total 35 medali.

BANYUMAS — Kontingen Kabupaten Kudus memastikan diri sebagai yang terkuat di Kejurda X Pagar Nusa Jawa Tengah 2026. Mereka mengumpulkan total 35 medali, terdiri dari 15 emas, 8 perak, dan 12 perunggu.

Posisi kedua ditempati tuan rumah Banyumas dengan raihan 14 emas, 9 perak, dan 5 perunggu. Sementara itu, Jepara merebut peringkat ketiga setelah mengantongi 10 emas, 7 perak, dan 13 perunggu.

Penghargaan Baru: Pesilat Terbaik dan Uang Pembinaan

Panitia penyelenggara tahun ini menghadirkan kategori baru, yakni Pesilat Terbaik Putra dan Putri yang disertai uang pembinaan. Gelar Pesilat Terbaik Putra diraih Fadilah Jati Samudra asal Kendal yang bertarung di Kelas B Dewasa Putra.

Sementara itu, gelar Pesilat Terbaik Putri diberikan kepada Agrina Aufa Azka Nawal dari Kudus. Pesilat muda ini tampil di Kelas A Pra Remaja Putri.

888 Atlet Berlaga, Juara Umum Bawa Pulang Piala dan Uang Pembinaan

Kejurda X diikuti 27 kontingen dari Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa se-Jawa Tengah. Sebanyak 888 atlet bertanding dalam kategori laga dan seni.

Selain trofi juara umum yang diserahkan langsung oleh Sarif Abdillah, kontingen Kudus juga menerima uang pembinaan dari Bank Jateng yang bertindak sebagai sponsor pendukung. Seluruh peserta, tanpa terkecuali, memperoleh piagam penghargaan yang ditandatangani Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah.

Sarif Abdillah: Pagar Nusa Wadah Kaderisasi yang Produktif

Dalam sambutannya pada upacara penutupan, Sarif Abdillah menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan sekadar perguruan silat. Menurutnya, organisasi ini merupakan wadah pengkaderan yang mampu mencetak atlet berprestasi sekaligus membentuk karakter generasi muda.

"Pagar Nusa adalah wadah pengkaderan yang produktif. Selain belajar silat untuk bela diri, juga menjadi atlet berprestasi. Tentu ini berguna bagi NU dan bangsa," ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah itu.

Sarif mendorong para juara Kejurda untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia berharap mereka mampu menembus Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga ajang internasional seperti SEA Games dan Asian Games.

"Bahkan Olimpiade jika pencak silat resmi dipertandingkan," imbuhnya.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: kanal9.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top