KARANGANYAR — Sebanyak 60 titik di area De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, ditanami pohon batang keras seperti tabebuya, pule, dan dadap merah. Aksi ini menjadi pembuka resmi Kapolda Jateng Cup 2026 yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Pohon-pohon tersebut dipilih karena memiliki nilai ekologis tinggi, mampu memperindah lingkungan, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan dihadiri Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan, Kapolda Jateng Cup 2026 tidak sekadar ajang kompetisi digital. Turnamen ini juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap masa depan lingkungan.
"Kami ingin menyampaikan pesan bahwa kemajuan teknologi dan perkembangan dunia digital harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan," ujar Kombes Pol Artanto dalam keterangannya.
Tema "Dari Generasi Muda untuk Masa Depan Indonesia" dipilih untuk menekankan harapan agar anak muda tidak hanya kreatif dan adaptif terhadap teknologi, tetapi juga sadar menjaga lingkungan.
"Pohon yang ditanam hari ini beberapa tahun ke depan akan tumbuh dan memberi kehidupan. Filosofinya sama dengan pembinaan generasi muda," jelas Kombes Pol Artanto.
Menurutnya, apa yang ditanam hari ini — baik karakter, prestasi, maupun kepedulian terhadap lingkungan — akan menjadi bekal bagi bangsa Indonesia di masa mendatang. Gerakan ini disebut sebagai bagian dari komitmen Polri mendukung pembangunan berkelanjutan.
Selain mempertandingkan cabang e-sport Mobile Legends, ajang ini juga menghadirkan meet and greet bersama pro player, kompetisi cosplay, hiburan musik, lomba suporter, hingga festival kuliner. Beragam kegiatan ini menjadikan Kapolda Jateng Cup sebagai festival generasi muda yang modern dan kreatif.
"Kami berharap kegiatan ini menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil," pungkas Kombes Pol Artanto. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan menjadi simbol tumbuhnya semangat kebersamaan dan optimisme menyongsong Indonesia yang lebih hijau.