Polri Masuk 3 Besar Kepolisian Dunia yang Gelar Turnamen E-Sports, Kapolda Jateng Cup Jadi Bukti

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:43:31 WIB
Kapolda Jateng Cup E-Sports digelar sebagai bagian dari strategi pemolisian berbasis komunitas di Jawa Tengah.

KARANGANYAR — Turnamen e-sports resmi menjadi bagian dari strategi pemolisian di Jawa Tengah. Polda Jateng menggelar Kapolda Jateng Cup E-Sports di De Tjolomadoe, Karanganyar, sebagai ajang kompetisi sekaligus pendekatan komunitas.

Gaming & Esports Marketing Manager Infinix, Muhammad Wafa, menyebut Indonesia kini sejajar dengan Dubai dan Amerika Serikat dalam hal inisiatif kepolisian di dunia e-sports.

"Dengan digelarnya Kapolda Jateng Cup E-Sports ini, baru ada tiga kepolisian di dunia yang menggelar ajang e-sports, yaitu Dubai, AS, dan Indonesia," ujar Wafa di sela-sela acara, Sabtu (20/6/2026).

E-Sports Setara Olahraga Konvensional

Wafa, yang telah memantau industri e-sports di berbagai negara, menegaskan bahwa olahraga elektronik kini sudah mencapai taraf yang setara dengan olahraga konvensional. Menurutnya, pendekatan kepolisian lewat jalur hobi dan komunitas terbukti efektif.

"Saya sudah ke beberapa negara untuk mencermati e-sports. E-sports dan professional sports itu kan sama saja. Polisi di AS dan Dubai menggelar e-sports karena aktivitas ini dipandang sebagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh banyak warga," jelasnya.

Community Policing ala AS dan Dubai

Strategi ini sejalan dengan tren community policing global. Di Amerika Serikat, Kepolisian New York (NYPD) dan Kepolisian Los Angeles (LAPD) telah membentuk tim e-sports resmi. Mereka rutin menggelar turnamen untuk mematahkan stigma kaku kepolisian dan membangun kepercayaan dengan generasi muda.

Kepolisian Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) juga memanfaatkan Dubai Police Esports Tournament sebagai sarana kampanye. Selain kompetisi, turnamen itu digunakan untuk mengedukasi soal keamanan siber, bahaya penipuan daring, serta antinarkoba di kalangan remaja.

Polda Jateng Ikuti Jejak Global

Kapolda Jateng Cup E-Sports menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya mengadopsi pendekatan serupa, tetapi juga menempatkan Indonesia di peta global. Ajang ini sekaligus menjadi jembatan antara aparat dan komunitas gamer yang selama ini jarang tersentuh program kepolisian konvensional.

Infinix, sebagai mitra penyelenggara, menilai langkah Polda Jateng sebagai terobosan yang patut diduplikasi daerah lain. "Pendekatan lewat hobi seperti ini sangat efektif untuk membangun kedekatan dengan generasi Z," kata Wafa.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top