IJTI Muria Raya Gelar FGD Jurnalisme di Era AI di Demak, Akurasi dan Verifikasi Disebut Tak Tergantikan Mesin

Penulis: Oki Setiawan  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 15:48:31 WIB
Ketua IJTI Korda Muria Raya menekankan pentingnya kreativitas dan kepekaan sosial dalam jurnalisme era digital.

DEMAK — Ketua IJTI Korda Muria Raya, Iwhan Mifthakhudin, menegaskan bahwa era disrupsi media bukanlah halangan bagi generasi muda untuk terus mengasah kemampuan jurnalistik. Menurutnya, kreativitas, kepekaan sosial, dan komitmen terhadap prinsip-prinsip jurnalistik tetap menjadi modal utama yang tidak bisa digantikan oleh mesin.

“Generasi muda yang aktif di lembaga pers mahasiswa maupun organisasi masyarakat harus terus mengasah kemampuan jurnalistiknya agar mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital,” ujar Iwhan dalam sambutannya.

Bupati Demak Dorong Sinergi Pers dan Pemerintah untuk Kritik Konstruktif

Bupati Demak, Esti’anah, menilai kegiatan ini menjadi sarana strategis membangun sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu mendorong komunikasi yang konstruktif melalui penyampaian kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat secara objektif.

“Pers memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Kritik yang membangun dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan publik,” kata Esti’anah.

AI Bukan Ancaman Selama Etika Jurnalistik Tetap Dijaga

Sekretaris Jenderal IJTI, Usmar Al Marwan, menekankan pentingnya adaptasi jurnalis terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI dalam proses kerja. Namun, ia mengingatkan bahwa teknologi tidak boleh menggeser nilai-nilai dasar jurnalisme seperti akurasi, verifikasi, independensi, dan keberimbangan informasi.

Menurut Usmar, kemampuan memanfaatkan teknologi perlu diimbangi dengan komitmen menjaga etika profesi agar media tetap dipercaya masyarakat. “Jurnalis harus mampu beradaptasi, tapi jangan sampai prinsip dasar jurnalistik dikorbankan demi kecepatan atau efisiensi,” tegasnya.

Muskorda IV Jadi Ajang Penguatan Profesionalisme Jurnalis Daerah

Melalui forum ini, IJTI berharap para jurnalis di wilayah Muria Raya dapat terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Prinsip-prinsip jurnalistik disebut sebagai fondasi utama yang harus dipertahankan di tengah disrupsi media yang semakin dinamis.

Kegiatan yang digelar di Demak ini juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat pemahaman publik mengenai peran jurnalistik di tengah perubahan lanskap media akibat perkembangan teknologi digital. Peserta dari berbagai elemen masyarakat diajak untuk lebih kritis dalam menyaring informasi di era AI.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: beritajateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top