SEMARANG — Stadion kebanggaan warga Semarang itu akan menjalani perbaikan besar-besaran pada lintasan atletik atau jogging track-nya. Material yang digunakan khusus bersertifikat internasional dari International Association of Athletics Federations (IAAF) dengan garansi hingga lima tahun. Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, mengatakan proyek revitalisasi saat ini masih dalam tahap pra-kualifikasi lelang.
Tak hanya lintasan atletik, Pemkot Semarang juga membenahi lapangan tenis yang berada di kompleks stadion yang sama. Meski demikian, nilai anggaran proyek ini tidak dirinci dalam rilis resmi. Pekerjaan difokuskan pada standarisasi fasilitas agar mampu menggelar even olahraga tingkat provinsi hingga nasional.
Selama stadion utama ditutup, Wali Kota Agustina memastikan masyarakat tetap bisa berolahraga di Stadion Sidodadi. "Stadion Sidodadi yang baru selesai diperbaiki bisa menjadi alternatif karena kondisinya juga sangat baik," ujar Agustina, Rabu (10/6/2026). Ia menekankan bahwa kebersihan dan perawatan fasilitas publik menjadi prioritas setelah pembangunan selesai.
Pemerintah menargetkan pengerjaan fisik dan penyempurnaan berlangsung dari Juli hingga September 2026. "Kami optimistis fasilitas ini siap digunakan untuk Porprov dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Semarang," kata Agustina saat meninjau lokasi. Porprov Jateng dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, revitalisasi Stadion TLJ dipandang sebagai investasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Agustina mencontohkan, setiap even olahraga yang digelar rutin akan mendatangkan peserta dan wisatawan dari berbagai daerah. Dampaknya langsung terasa di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata lokal.
"Olahraga tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Ketika event olahraga rutin digelar, orang datang ke Semarang, menginap, berbelanja, dan menikmati berbagai destinasi yang ada. Ini menjadi peluang besar bagi pertumbuhan kota," tuturnya.
Melalui revitalisasi ini, Pemkot Semarang berharap fasilitas berstandar tinggi mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Semarang sebagai pusat olahraga unggulan di Jawa Tengah. Stadion TLJ sendiri merupakan salah satu ikon olahraga di ibu kota provinsi yang selama ini digunakan untuk berbagai kegiatan atletik dan komunitas.