Kemenimipas Bedah Lima Rumah Warga Sukabumi, Atap Bocor Kini Terselesaikan

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 20:55:01 WIB
Menteri Agus Andrianto meninjau langsung rumah warga Sukabumi yang telah direnovasi.

JAWA TENGAH — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menuntaskan program bedah rumah bagi lima warga di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bantuan sosial ini menyasar rumah-rumah yang sebelumnya tidak layak huni, seperti berdinding bilik dan atap bocor.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, disebut sebagai penggagas program tersebut. Ia sempat meninjau langsung lokasi dan bertemu dengan para penerima manfaat, yakni Asep, Uci, Jefri, Maryono, dan Karta.

Dari Bilik dan Bocor Menjadi Hunian Layak

Salah satu penerima, Asep (46), mengaku kini tak lagi waswas saat musim hujan tiba. Sebelum renovasi, ia dan tiga anggota keluarganya—istri, satu anak, dan ayahnya—harus menyiapkan ember untuk menampung air bocor.

"Alhamdulillah. Jadi, ya istilahnya hati tenang lah buat istilahnya eh anak, istri, orang tua, gitu kan. Tinggal juga enggak waswas lah kalau musim hujan," kata Asep saat ditemui di lokasi, Rabu (10/6/2026).

Pria yang sehari-hari berjualan bubur ayam itu mengaku sudah lama berniat merenovasi rumahnya sendiri, namun rezeki belum mencukupi. "Ya niatnya udah uh dari dulu-dulu, udah lama udah ini pengin ya istilahnya semua orang juga pengin lah ngebahagiain anak istrinya, gitu kan. Tapi kan belum ada rezekinya. Ya kebetulan nah dengan adanya bedah rumah ini alhamdulillah, berarti udah rezeki," ujarnya.

Rumah Kini Miliki Kamar, Dapur, dan Kamar Mandi

Warga lain, Jefri, menceritakan perubahan signifikan pada huniannya. Rumahnya yang dulu hanya setengah bilik dan setengah tanah, kini telah berubah total.

"Sekarang ada kamar dua, dapur, sama kamar mandinya juga komplit. Sebelumnya di luar. Di luar kamar mandinya," ungkap Jefri.

Uci, penerima manfaat lainnya, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Agus Andrianto. "Saya berterima kasih atas renovasi rumah ini, dari Bapak Kementerian dan Lembaga Pemasyarakatan. Ya, mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya," kata Uci.

Program bedah rumah ini menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial Kemenimipas di luar tugas pokok dan fungsinya di bidang imigrasi dan pemasyarakatan. Belum ada pernyataan resmi dari kementerian mengenai kemungkinan perluasan program serupa ke daerah lain.

Reporter: Mahfud Ridwan
Back to top