PEMALANG — Pemkab Pemalang memastikan kesiapan pendanaan untuk pesta demokrasi lima tahunan dengan membentuk dana cadangan khusus Pilkada 2029. Langkah ini diambil untuk menghindari lonjakan belanja daerah yang bisa mengganggu stabilitas anggaran tahunan.
Keputusan tersebut resmi ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD Pemalang yang digelar di gedung dewan setempat. Dalam rapat itu, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan dana cadangan Pilbup 2029 disetujui dan disahkan menjadi peraturan daerah.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menjelaskan bahwa pembiayaan pilkada membutuhkan perencanaan yang matang. Tanpa skema khusus, kebutuhan anggaran yang besar dalam satu tahun bisa mengganggu program pembangunan lainnya.
“Pembentukan dana cadangan ini menjadi solusi agar pembiayaan Pilkada dapat direncanakan secara bertahap dan tetap menjaga stabilitas keuangan daerah,” ujarnya.
Total dana cadangan yang disepakati mencapai Rp60 miliar. Jumlah itu akan dihimpun dalam dua tahun anggaran: Rp30 miliar pada APBD 2027 dan Rp30 miliar pada APBD 2028. Skema ini dipilih agar kemampuan fiskal daerah tetap terjaga hingga tahun pelaksanaan pilkada.
Penyusunan raperda dana cadangan ini tidak dilakukan secara instan. Bupati Anom menyebutkan bahwa rancangan tersebut telah melalui serangkaian proses, mulai dari harmonisasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, pembahasan bersama DPRD, hingga fasilitasi oleh Biro Hukum Provinsi Jawa Tengah.
Proses panjang itu dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta kesesuaian dengan kemampuan keuangan daerah.
Meski angka Rp60 miliar sudah disepakati, pemerintah daerah tidak menutup kemungkinan adanya tambahan anggaran di kemudian hari. Jika kebutuhan riil penyelenggaraan pilkada ternyata lebih besar, Pemkab Pemalang dapat mengalokasikan dana tambahan sesuai kondisi keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku.
Selain menyetujui raperda dana cadangan, rapat paripurna tersebut juga menetapkan Perubahan Kedua Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.