Harga BBM Pertamina Per 1 Juni 2026: Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Naik

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:39:23 WIB
Penyesuaian harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026 resmi diberlakukan di seluruh SPBU Indonesia.

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) resmi memberlakukan harga bahan bakar minyak (BBM) terbaru per 1 Juni 2026 di seluruh SPBU Pertamina di Indonesia. Penyesuaian harga kali ini menghadirkan kabar baik bagi pengguna solar nonsubsidi, di mana harga Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan signifikan. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak berubah.

Harga BBM Subsidi Tetap Stabil

Bagi pengguna kendaraan roda dua dan masyarakat yang menggunakan BBM subsidi, tidak ada perubahan harga. Pertalite masih dijual dengan harga Rp 10.000 per liter, sementara Biosolar tetap di angka Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

Diesel Nonsubsidi: Ada Kabar Baik untuk Pengusaha dan Armada Logistik

Penurunan harga terjadi pada dua jenis BBM diesel nonsubsidi. Dexlite dan Pertamina Dex tercatat mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi sektor transportasi dan logistik yang sangat bergantung pada bahan bakar solar.

Penurunan harga ini diperkirakan dapat sedikit meringankan beban operasional para pengusaha angkutan dan armada distribusi barang. Namun, besaran penurunan harga secara spesifik per wilayah belum dirinci secara detail dalam pengumuman resmi Pertamina.

Pertamax Turbo Justru Naik, Siapa Terdampak?

Di sisi lain, konsumen Pertamax Turbo harus merogoh kocek lebih dalam. BBM dengan oktan tinggi ini justru mengalami kenaikan harga di sejumlah wilayah. Kenaikan ini kemungkinan dipicu oleh penyesuaian harga keekonomian di tengah tren harga minyak global yang masih fluktuatif.

Pertamax Turbo biasanya digunakan untuk kendaraan performa tinggi atau mesin yang membutuhkan pembakaran lebih sempurna. Kenaikan harganya diprediksi tidak akan berdampak luas pada masyarakat umum, namun tetap menjadi perhatian bagi komunitas otomotif dan pengguna kendaraan premium.

Yang Perlu Dicatat Konsumen SPBU

Penyesuaian harga ini berlaku di seluruh SPBU Pertamina di Indonesia per 1 Juni 2026. Masyarakat diimbau untuk mengecek harga resmi di SPBU terdekat karena bisa terdapat sedikit perbedaan antarwilayah akibat biaya distribusi dan pajak daerah.

Pertamina belum memberikan pernyataan resmi mengenai proyeksi harga BBM untuk bulan depan. Namun, dengan tren penurunan harga solar nonsubsidi, sejumlah pengamat menilai hal ini bisa menjadi sinyal positif bagi stabilitas harga energi nasional dalam jangka pendek.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: video.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top