BOYOLALI — Suyanto, sopir truk pengangkut kuda, meregang nyawa setelah kendaraan yang dikemudikannya olah kendali di jalan menurun kawasan Ampel, Boyolali, Senin siang. Truk bermuatan tiga ekor kuda itu masuk ke jurang sedalam delapan meter dan menghempas keras ke dasar.
Kecelakaan terjadi saat truk melintasi turunan curam di ruas jalan Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ampel. Sopir diduga kehilangan kendali setelah sistem pengereman tak lagi berfungsi.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung mendatangi lokasi. Mereka menemukan truk sudah terbalik di dasar jurang dengan bagian kabin ringsek parah.
Akibat benturan saat jatuh, Suyanto mengalami cedera berat di bagian kepala dan dada. Tim gabungan dari Polsek Ampel dan relawan setempat mengevakuasi korban menggunakan alat seadanya karena medan yang curam dan licin.
Petugas dari Puskesmas Ampel yang tiba di lokasi langsung memeriksa korban. Sayangnya, nyawa Suyanto sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).
Tiga ekor kuda yang menjadi muatan truk ikut terjun ke jurang. Belum ada keterangan resmi mengenai kondisi ketiga hewan tersebut—apakah selamat, luka, atau ikut menjadi korban.
Petugas masih melakukan evakuasi terhadap kuda-kuda tersebut dengan bantuan warga dan peralatan tambahan. Jalan di sekitar lokasi sempat ditutup selama proses evakuasi berlangsung.
Polsek Ampel masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, rem blong menjadi pemicu utama karena kondisi jalan yang menurun dan tikungan tajam di titik tersebut.
Jenazah Suyanto telah dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali untuk proses visum. Pihak kepolisian juga berupaya menghubungi keluarga korban dan pemilik truk untuk proses lebih lanjut.