Google NotebookLM Bisa Jadi Alternatif Podcast Cerdas, Ini Cara Kerjanya

Penulis: Oki Setiawan  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:59:01 WIB
Google NotebookLM hadirkan fitur Audio Overviews yang mengubah dokumen menjadi percakapan podcast AI.

JAWA TENGAH — Fitur AI generatif terus bermunculan, dan tak semuanya layak dicap sebagai "AI slop" atau konten murahan. Salah satu yang menarik perhatian adalah Audio Overviews di Google NotebookLM. Fitur ini mengubah dokumen, catatan, atau artikel menjadi percakapan antara dua host AI yang terdengar natural.

Seorang pengguna, Jiwon Yoon Ph.D., memanfaatkan fitur ini untuk membuat podcast berjudul "Understanding Korea, One Story at a Time". Ia adalah penulis Substack kelahiran Korea dan mantan profesor tetap. Alih-alih merekam suaranya sendiri, ia memasukkan catatan risetnya—termasuk bahan yang tidak masuk ke artikel Substack—ke NotebookLM dan membiarkan AI mengolahnya menjadi episode podcast.

Awal Mula: Dari Catatan ke Podcast Instan

Jiwon menjelaskan di deskripsi episode bahwa konten podcastnya sepenuhnya dihasilkan dari catatan yang ia berikan ke NotebookLM. Prosesnya sederhana: unggah dokumen, pilih fitur Audio Overviews, dan dalam hitungan detik dua host AI akan membahas materi tersebut.

Pendekatan ini mengurangi risiko halusinasi atau referensi keliru yang sering melekat pada AI generatif. Karena sumbernya terbatas pada catatan yang disediakan penulis—seorang native Korea yang menguasai topik—akurasi informasinya lebih terjamin dibanding AI yang mengambil data dari seluruh internet.

Proses: Bagaimana AI Meniru Dinamika Podcast Manusia?

Setelah mencoba mendengarkan, banyak pengguna mengaku terkejut dengan kualitas percakapan yang dihasilkan. Host AI di NotebookLM dirancang untuk saling merespons, bergantian berbicara, dan menunjukkan antusiasme terhadap fakta yang dibahas. Mereka juga memberikan kredit kepada Jiwon sebagai penulis catatan asli.

Google tampaknya mempelajari pola podcast populer: host yang punya chemistry, ritme tanya-jawab, dan kemampuan menyederhanakan topik kompleks. Hasilnya, meski buatan mesin, percakapan terdengar cukup engaging.

Namun, pola tertentu masih terdeteksi. Struktur kalimat yang repetitif dan sesekali komentar yang sedikit janggal masih bisa dikenali sebagai tulisan AI. Ini menjadi batas yang belum bisa dilompati NotebookLM.

Apa yang Terjadi Selanjutnya? Potensi dan Batasan

Jurnalis teknologi yang mencoba fitur ini mengakui bahwa NotebookLM tetap kalah dibanding podcast host manusia yang punya kedekatan personal dengan pendengar. "Kami membangun hubungan quasi dengan host favorit kami, dan AI hampir tidak bisa mereplikasi itu," tulisnya dalam laporan perjalanannya ke Korea Selatan.

Di sisi lain, NotebookLM unggul dalam satu hal: efisiensi. Tidak ada obrolan basa-basi 12 menit tentang akhir pekan host. Podcast AI langsung ke inti topik. Ini bisa menjadi nilai jual bagi pendengar yang ingin belajar cepat tanpa gangguan.

Bagi pengguna Indonesia yang ingin mencoba, NotebookLM bisa diakses gratis melalui browser. Fitur Audio Overviews tersedia untuk dokumen berbahasa Inggris dan beberapa bahasa lain. Cocok untuk mahasiswa, peneliti, atau siapa pun yang ingin mengubah catatan kuliah atau riset menjadi konten audio yang lebih mudah dicerna.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: androidauthority.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top