JAWA TENGAH — Xiaomi secara resmi mengungkap kapasitas baterai untuk seri 17T Pro yang akan meluncur dalam beberapa hari ke depan. Melalui pernyataan resmi yang dikutip dari laporan GSM Arena, perusahaan asal China itu memastikan bahwa varian global Xiaomi 17T Pro akan dibekali baterai silikon-karbon berkapasitas 7.000 mAh.
Angka 7.000 mAh menjadi lompatan signifikan dibanding pendahulunya yang hanya 5.000 mAh. Dengan kapasitas tersebut, Xiaomi mengklaim 17T Pro mampu bertahan merekam video kontinu hingga 9,5 jam dalam sekali pengecasan.
Teknologi silikon-karbon yang digunakan memungkinkan kepadatan energi lebih tinggi tanpa menambah ketebalan bodi secara drastis. Ini menjadi tren baterai yang mulai diadopsi banyak pabrikan flagship pada 2025-2026.
Seri ini terdiri dari dua model: Xiaomi 17T standar dan 17T Pro. Keduanya sudah bocor di berbagai kanal jelang peluncuran. Sayangnya, Xiaomi belum mengungkap spesifikasi chipset untuk kedua ponsel tersebut.
Yang lebih menarik, perusahaan juga belum menyebutkan detail teknologi pengisian daya (charging). Padahal, kapasitas sebesar 7.000 mAh biasanya membutuhkan dukungan fast charging di atas 100W agar waktu pengisian tidak terlalu lama.
Dengan baterai 7.000 mAh, Xiaomi 17T Pro menyasar pengguna yang mengutamakan daya tahan—mulai dari mobile gamer, kreator konten yang sering merekam di luar ruangan, hingga pengguna harian yang malas bolak-balik cas.
Bandingkan dengan kompetitor di kelas harga menengah-atas yang rata-rata masih berkutat di 5.000-6.000 mAh. Jika Xiaomi mampu menjaga ketebalan dan bobot tetap wajar, 17T Pro berpotensi menjadi kuda hitam di segmen performa-baterai.
Belum ada konfirmasi ketersediaan untuk pasar Indonesia. Biasanya, seri T Series masuk ke Tanah Air dalam 1-2 bulan setelah peluncuran global. Pantau terus perkembangan spesifikasi lain seperti chipset dan harga yang kemungkinan bocor mendekati hari-H.