Sapi Kurban 1,28 Ton dari Presiden Prabowo hingga Gibran Siap Disembelih di Masjid Agung Solo, Berbagi Lapak dengan Grebeg Besar Keraton

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:58:25 WIB
Sapi kurban seberat 1,28 ton dari Presiden Prabowo hingga Wali Kota Gibran siap disembelih di Masjid Agung Solo.

SOLO — Masjid Agung Solo menjadi pusat penyembelihan kurban tahun ini dengan menerima sapi seberat 1,28 ton dari Presiden Prabowo Subianto, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah tokoh nasional lainnya. Total ada 12 ekor sapi kurban yang akan dipotong di lokasi tersebut pada Senin (17/6). Prosesi ini berlangsung bertepatan dengan Grebeg Besar Keraton Solo yang juga digelar di area yang sama.

Skema Pembagian Lapak Agar Tak Tumpang Tindih

Panitia Masjid Agung Solo dan pihak Keraton Solo telah berkoordinasi untuk mengatur pembagian zona penyembelihan. Area depan masjid akan difokuskan untuk prosesi kurban, sementara halaman samping dan belakang digunakan untuk iring-iringan Grebeg Besar. "Kami siapkan sekat pembatas dan jadwal bergilir agar tidak ada gesekan antarkegiatan," ujar Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Solo, Ahmad Fauzi.

Sapi Kurban dari Presiden hingga Wali Kota

Selain Presiden Prabowo Subianto, sapi kurban juga datang dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Jawa Tengah, dan beberapa pejabat pusat lainnya. Total bobot sapi mencapai 1,28 ton dengan rata-rata berat per ekor sekitar 106 kilogram. Daging kurban rencananya akan didistribusikan ke warga kurang mampu di 11 kelurahan sekitar Solo.

Prosesi Grebeg Besar Tetap Berlangsung Meriah

Grebeg Besar Keraton Solo tetap digelar seperti biasa dengan mengarak gunungan hasil bumi dari Keraton menuju Masjid Agung. Tradisi tahunan ini menarik ribuan warga yang berebut isi gunungan. Panitia memastikan jalur arak-arakan tidak memotong area penyembelihan kurban. "Kami atur waktu agar penyembelihan selesai sebelum iring-iringan tiba," kata Ahmad Fauzi.

Distribusi Daging Kurban untuk Warga Sekitar

Daging kurban akan dibagikan secara bertahap mulai Selasa (18/6) melalui pengurus RT/RW di 11 kelurahan. Setiap kepala keluarga penerima mendapat jatah sekitar 1-2 kilogram daging segar. Panitia mencatat ada 4.000 warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat tahun ini. Proses distribusi dilakukan di posko-posko yang sudah ditentukan agar tidak terjadi kerumunan.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top