SURAKARTA — Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Workshop Portofolio, Sosialisasi, dan Sharing Magang pada Kamis (14/5) di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS. Acara ini menyasar mahasiswa yang tengah mempersiapkan dokumen portofolio sebagai syarat mengambil mata kuliah magang pada semester mendatang.
Koordinator kegiatan magang, Ir. Yayi Arsandrie, S.T., M.T., menegaskan bahwa workshop tidak hanya berisi seminar, tetapi juga sesi praktik langsung. “Mahasiswa menyusun portofolio mereka secara langsung dan memperoleh masukan dari narasumber maupun sesama peserta,” ungkap dosen Arsitektur UMS tersebut, Senin (25/5).
Menurut Yayi, portofolio yang baik menjadi representasi diri mahasiswa di dunia akademik maupun profesional. Ia menyebut kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan soft skill, seperti kemampuan komunikasi, manajemen diri, dan kreativitas dalam membangun identitas profesional.
Workshop menghadirkan tiga narasumber utama. Pada sesi pertama, Yayi Arsandrie menyampaikan sosialisasi terkait alur dan persiapan magang, mulai dari timeline pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga luaran yang diharapkan dari program internship.
Sesi berikutnya diisi oleh alumni Arsitektur UMS, Kharisna Yoga Yudistira, S.T., yang berbagi pengalaman bekerja di studio arsitek di Malaysia. Peserta mendapat gambaran tentang budaya kerja profesional dan tantangan di dunia industri arsitektur internasional.
Nazal Syahrazat Tamimi, mahasiswa tingkat akhir, menjadi narasumber ketiga. Ia menyampaikan materi tentang konsep dasar portofolio, perbedaan portofolio akademik dan profesional, serta strategi menampilkan karya, pengalaman, dan pencapaian secara menarik.
Selain sesi dari narasumber utama, acara juga diisi dengan sharing magang bersama sembilan mahasiswa angkatan 2022. Mereka telah menjalani program magang di berbagai studio arsitek nasional dan sejumlah instansi lainnya. Para peserta pun bisa bertanya langsung tentang pengalaman, tantangan, dan tips sukses magang.
Yayi menambahkan bahwa workshop ini menghasilkan output berupa portofolio mahasiswa yang akan digunakan sebagai syarat aplikasi magang. “Program ini diharapkan dapat membekali mahasiswa semester VI dalam memasuki tahapan pembelajaran baru melalui internship selama satu semester di perusahaan mitra, sehingga mampu meningkatkan kompetensi, wawasan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja,” pungkasnya.