Pencarian

Dua Santri MBS Moga Pemalang Raih Juara 3 MAPSI 2026 di Cabang Tartil dan Pidato

Minggu, 04 Oktober 2026 • 07:01:01 WIB
Dua Santri MBS Moga Pemalang Raih Juara 3 MAPSI 2026 di Cabang Tartil dan Pidato
Santri MBS Moga, Zahira, tampil pada cabang Tartil Putri MAPSI 2026 tingkat Kabupaten Pemalang.

PEMALANG — Dua perwakilan MBS Moga tampil di dua cabang kompetisi berbeda dalam ajang tahunan tingkat kabupaten tersebut. Zahira berlaga di cabang Tartil Putri, sedangkan Magza Hasanur Ramadhan turun di cabang Pidato Putra. Keduanya harus bersaing dengan perwakilan sekolah dan madrasah lain se-Kabupaten Pemalang sebelum akhirnya mengamankan posisi ketiga.

Mudir MBS Moga, Akhmad Nur Rifa'i, Lc., M.E.I., menyebut hasil ini sebagai buah dari pendampingan yang konsisten dari jajaran pengajar. Ia menilai semangat belajar santri dan intensitas latihan menjadi faktor utama di balik pencapaian tersebut.

Siapa Kedua Peraih Juara 3 MAPSI Pemalang 2026

Zahira merupakan santri yang turun di cabang Tartil Putri, kategori membaca Alquran dengan kaidah tajwid yang benar. Sementara Magza Hasanur Ramadhan berkompetisi di cabang Pidato Putra, yang menuntut kemampuan menyampaikan gagasan keagamaan di depan dewan juri.

Keduanya mewakili MBS Moga setelah melalui seleksi internal di lingkungan pesantren. Proses persiapan berjalan beberapa waktu sebelum hari pelaksanaan lomba.

Pesan Mudir: Juara Bukan Tujuan Akhir

Akhmad Nur Rifa'i menekankan bahwa kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan santri. Menurutnya, pengalaman bertanding dan disiplin selama masa latihan sama pentingnya bagi pembentukan karakter.

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih Zahira dan Magza Hasanur Ramadhan. Raihan ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi yang dimiliki," ujar Akhmad Nur Rifa'i.

Ia menambahkan bahwa proses perjuangan di atas panggung kompetisi memberi pelajaran yang tidak didapat di ruang kelas. Santri belajar mengelola tekanan, menjaga fokus, dan menampilkan kemampuan terbaik di hadapan penilaian orang lain.

"Juara bukan semata-mata tujuan, tetapi proses perjuangan dan pengalaman dalam berkompetisi juga sangat penting," tegasnya.

Dorongan bagi Santri Lain untuk Berani Tampil

Manajemen MBS Moga berharap capaian Zahira dan Magza membuka jalan bagi santri lain untuk mengeksplorasi potensi diri. Bidang seni Islami dan pengetahuan agama menjadi dua area yang terus didorong pesantren.

MAPSI sendiri merupakan agenda rutin tahunan di Kabupaten Pemalang yang mempertemukan peserta dari berbagai lembaga pendidikan Islam. Cabang lomba mencakup tartil, pidato, kaligrafi, hingga mata pelajaran agama lainnya.

Bagi MBS Moga, dua trofi dari ajang ini menambah catatan prestasi santri di tingkat kabupaten. Pesantren menyatakan akan melanjutkan pola pembinaan yang sama pada musim kompetisi berikutnya.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartegal.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks