JAWA TENGAH — Xiaomi merilis smartband Redmi Band 4 di pasar Tiongkok dengan harga 169 yuan dan daya tahan baterai hingga 21 hari. Perangkat kelas terjangkau ini membawa layar 1,47 inci TFT beresolusi 172 x 320 piksel serta dukungan 50 mode olahraga. Peluncuran tanpa gembar-gembor ini menandai langkah Xiaomi memperkuat lini wearable murahnya di tengah persaingan smartband entry-level.
Xiaomi memperkenalkan Redmi Band 4 sebagai pelacak kebugaran yang menyasar pengguna pemula. Melansir NotebookCheck, smartband ini diposisikan sebagai alternatif smartwatch kelas awal bagi mereka yang ingin fitur olahraga dan pelacakan memadai tanpa harus merogoh kocek besar.
Redmi Band 4 mengusung layar TFT 1,47 inci dengan resolusi 172 x 320 piksel dan tingkat kecerahan 450 nits. Angka tersebut disebut cukup terang untuk pemakaian di luar ruangan.
Rangkanya menggunakan bahan logam, sementara tali dirancang mengutamakan kenyamanan saat beraktivitas. Meski tidak disebut eksplisit, smartband ini diperkirakan tetap kompatibel dengan tali pihak ketiga sehingga pengguna bisa mempersonalisasi tampilannya.
Salah satu nilai jual utama Redmi Band 4 adalah ketahanan baterainya yang diklaim mencapai 21 hari. Klaim itu tentu bergantung pada intensitas pemakaian harian.
Untuk kebutuhan olahraga, perangkat ini mendukung 50 mode latihan berbeda. Redmi Band 4 juga memiliki sertifikasi tahan air 5ATM dan mampu melacak detak jantung secara terus-menerus.
Redmi Band 4 dibanderol 169 yuan di Tiongkok. Harga itu menempatkannya di segmen smartband terjangkau, bersaing langsung dengan produk pelacak kebugaran entry-level lain di pasar global.
Xiaomi belum mengungkap rencana ketersediaan Redmi Band 4 di luar Tiongkok, termasuk untuk pasar Indonesia. Pengguna lokal yang menantikan versi globalnya masih harus menunggu pengumuman resmi lebih lanjut.