Justin Hubner: Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Rival Tak Selevel

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:02:01 WIB
Bek Timnas Indonesia Justin Hubner mengungkapkan rasa bangga usai membawa Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

JAWA TENGAH — Justin Hubner menegaskan Timnas Indonesia kini berada di level berbeda dibanding rival Asia Tenggara usai menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar itu mengakhiri penantian 35 tahun trofi tim nasional dan memicu pesan lantang bek Fortuna Sittard tersebut di media sosial.

Kemenangan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi puncak perjalanan panjang yang dinanti publik sepak bola tanah air. Justin Hubner, salah satu pilar lini belakang, menyebut gelar tersebut sebagai momen yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Ungkapan Bangga Hubner Usai Akhiri Puasa 35 Tahun

Melalui akun Instagram pribadinya, @justinhubner5, Hubner menyampaikan rasa bangga yang mendalam. Ia menilai trofi ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan bukti kerja keras seluruh tim.

"Kami adalah juara. Saya bahkan tidak tahu harus mulai dari mana. Saya sangat bangga menjadi bagian dari tim ini dan membantu Indonesia meraih trofi pertamanya," ujar Hubner.

Bek yang memperkuat Fortuna Sittard itu juga menekankan mentalitas juara yang ditunjukkan skuad Garuda sepanjang turnamen. Menurutnya, sikap pantang menyerah menjadi pembeda utama di lapangan.

"Kami menunjukkan mengapa kami adalah negara terbaik di turnamen ini dengan mentalitas yang luar biasa," tambahnya.

Ancaman Pembunuhan di Media Sosial Jadi Bahan Bakar

Di balik euforia juara, Hubner mengungkap sisi gelap yang ia alami selama ASEAN Cup 2026 berlangsung. Ia mengaku menerima ancaman pembunuhan lewat media sosial yang turut menyasar istri, putri, dan keluarganya.

Alih-alih goyah, tekanan tersebut justru menjadi pemicu tambahan bagi Hubner untuk tampil maksimal dan membuktikan kualitasnya di lapangan.

"Turnamen ini benar-benar menjadi sesuatu yang personal bagi semua orang yang menunjukkan kebencian kepada istri, putri, dan keluarga saya serta mengirimkan ancaman kematian kepada mereka. Inilah yang terjadi jika kalian membuat El Preman marah," ungkap Hubner.

Ia menambahkan bahwa kritik pedas yang ia terima sepanjang turnamen tidak melemahkan mentalnya. Sebaliknya, hal itu memperkuat motivasi untuk membawa Indonesia ke podium tertinggi.

"Jadi, kepada semua orang yang berbicara buruk tentang nama saya, kalian telah membuat kesalahan besar dan benar-benar semakin memotivasi saya," imbuhnya.

Deklarasi Raja Sejati untuk Rival Asia Tenggara

Hubner dikenal sebagai sosok yang vokal dalam menanggapi perang urat saraf dari pesaing regional seperti Vietnam dan Malaysia. Setelah gelar juara diraih, ia kembali melontarkan pernyataan tegas soal posisi Indonesia di peta sepak bola Asia Tenggara.

"Ini adalah Indonesia dan saya akan mengatakan kepada mereka sekali lagi, mereka tidak lagi berada di level kami," tutur Hubner.

"Kami adalah raja sejati," kata bek yang membela Fortuna Sittard di Belanda itu.

Pernyataan tersebut menegaskan keyakinan skuad Garuda bahwa gelar ASEAN Cup 2026 bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kualitas yang sudah terbangun dalam beberapa tahun terakhir.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top