JAWA TENGAH — Lima hotel bintang tiga hingga lima di Mataram, Nusa Tenggara Barat, sudah terisi penuh menjelang MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung 9-11 Oktober. Hotel Prime Park, Astoria, Lombok Golden Palace, Lombok Raya, dan Aston menjadi yang pertama habis dipesan, sementara sisanya terisi 80-97 persen.
Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Made Adiyasa, menyebut lonjakan pemesanan terjadi di seluruh kelas hotel bintang tiga ke atas. Tingkat keterisian rata-rata sudah menembus 82 persen, dengan sejumlah hotel bahkan mencapai 97 persen per Selasa (6/10/2026) sore.
Kamar di hotel bintang dua ke bawah dan hotel melati masih lebih longgar. Keterisian di segmen ini baru berkisar 60 persen, menyisakan ruang bagi tamu yang mencari akomodasi lebih murah di luar kawasan utama.
Lima hotel yang sudah penuh terisi semuanya berasal dari kategori bintang tiga hingga lima. Menurut Adiyasa, hotel-hotel tersebut menjadi pilihan utama penonton karena lokasinya di pusat Kota Mataram, dekat dengan berbagai fasilitas dan akses menuju Sirkuit Mandalika.
Adiyasa menuturkan, meski kamar di hotel bintang tiga ke atas sudah habis, masih ada tamu yang mencoba memesan secara mendadak. Pola pemesanan last minute ini didominasi penonton lokal dan domestik.
"Perilaku tamu masih sama seperti tahun lalu, last minute mereka. Karena memang Mataram ini susah (cari) kamar di tanggal 10-11 Oktober. Rata-rata di hari utama (pertandingan) full semua," ungkap Adiyasa.
Salah satu alasan hotel di Mataram lebih diminati adalah tidak adanya aturan lama tinggal minimum. Kondisi ini berbeda dengan hotel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, yang mewajibkan tamu menginap minimal empat malam.
Aturan tersebut membuat wisatawan yang hanya ingin menonton satu atau dua hari balapan lebih memilih menginap di Mataram. Jarak antara Mataram dan Sirkuit Mandalika sendiri bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu jam perjalanan darat.
AHM optimistis tingkat keterisian kamar akan terus naik hingga MotoGP Mandalika berakhir. Adiyasa berharap pihaknya bisa menutup pembukuan di angka 85 hingga 90 persen secara keseluruhan.
"Kami perkirakan bisa tutup buku di angka 85% hingga 90% untuk rata-rata keseluruhan. Bahkan, kalau kami lihat pergerakan orang cari tiket makin banyak, bukan tidak mungkin menyentuh angka 100%," terang Adiyasa.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober 2026. Sejumlah agenda pendukung turut memeriahkan rangkaian balapan, termasuk parade riders MotoGP di Kota Mataram pada 7 Oktober 2026 dan pameran bazar yang melibatkan ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rangkaian acara tambahan itu diprediksi ikut mendorong permintaan kamar, terutama di hari-hari menjelang sesi latihan bebas dan kualifikasi. Wisatawan yang belum memesan kamar diimbau segera mencari alternatif akomodasi di sekitar Mataram dan Lombok Tengah sebelum keterisian menyentuh angka penuh.