Kafilah Jawa Tengah Raih Peringkat Kedua MTQ Nasional 2026, Kumpulkan 208 Poin dari 30 Finalis

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Senin, 21 September 2026 | 09:31:02 WIB
Kafilah Jawa Tengah meraih peringkat kedua MTQ Nasional 2026 dengan 208 poin.

SEMARANG — Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 berlangsung pada 12 hingga 19 September 2026 dan melibatkan 2.242 peserta dari 37 provinsi. Para peserta bertanding di 12 arena yang mencakup delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Jawa Tengah yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyatakan bahwa pihaknya mengirimkan 67 kafilah terbaik. Seluruh peserta melewati tahapan seleksi ketat dari tingkat daerah hingga provinsi sebelum 30 orang menembus babak final.

Peringkat Akhir dan Raihan Poin Tiap Kontingen

Jawa Tengah mengumpulkan 208 poin untuk mengunci posisi runner-up. Kalimantan Timur keluar sebagai juara umum dengan 288 poin, sedangkan DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan 129 poin.

Hasil tersebut menegaskan posisi Jawa Tengah sebagai salah satu kekuatan utama dalam syiar Al-Qur'an di tingkat nasional.

Apresiasi Gubernur untuk Kontingen Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kontingen. Ia menilai torehan prestasi itu adalah bukti nyata dari dedikasi serta latihan tanpa henti.

"Itu adalah hasil jerih payah, upaya, latihan yang terus-menerus. Tetapi jangan salah, bahwa mereka khususnya Jawa Tengah, yang tidak dapat juara umum, tetap juara di hadapan Allah SWT karena melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an," tutur Luthfi saat memberikan sambutan.

Muhammad Abdul Faqih dan Disiplin Karantina

Salah satu penyumbang poin terbesar adalah Muhammad Abdul Faqih, kafilah asal Tuntang, Kabupaten Semarang. Ia menyabet gelar Juara 1 pada cabang Tafsir Al-Qur'an Bahasa Indonesia Putra.

Faqih mengaku bahagia bisa mengharumkan nama daerahnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru, orang tua, dan semua pihak yang membantu pengembangan dirinya.

"Bahagia bisa mengharumkan nama daerah sendiri, nama Jawa Tengah. Kami berterima kasih kepada seluruh para guru, orang tua, dan juga yang telah membantu dalam pengembangan saya," kata Faqih penuh haru.

Seremoni Penutupan di Simpang Lima

Rasa syukur Faqih dipanjatkan saat seremoni penutupan di Lapangan Simpang Lima Semarang, Sabtu (20/9/2026) malam. Acara itu dihadiri Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Gubernur Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin, serta sejumlah pejabat nasional.

Bagi Jawa Tengah, capaian 208 poin menjadi modal untuk membenahi pembinaan kafilah menjelang MTQ Nasional berikutnya. Kalimantan Timur kini memegang gelar juara umum dengan selisih 80 poin dari tuan rumah.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top