Gempa M5,4 Guncang Cilacap Saat Salat Jumat, Warga Sukoharjo dan Wonogiri Berhamburan Keluar Masjid

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Jumat, 04 September 2026 | 13:01:31 WIB
Warga berhamburan keluar dari masjid di Sukoharjo dan Wonogiri setelah merasakan guncangan gempa magnitudo 5,4 yang berpusat di tenggara Cilacap.

WONOGIRI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 terjadi pada pukul 12.04.59 WIB, Jumat (4/9/2026). Episentrum gempa berlokasi di koordinat 8,42 Lintang Selatan dan 109,02 Bujur Timur, tepatnya 77 kilometer tenggara Cilacap, Jawa Tengah.

Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer atau tergolong dangkal. Guncangan dirasakan cukup luas, tidak hanya di sekitar episentrum, tetapi juga menjangkau sejumlah kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Saat Jamaah Salat Jumat Merasakan Getaran

Waktu kejadian yang bertepatan dengan ibadah Salat Jumat membuat momen ini terasa berbeda bagi sebagian warga. Sejumlah orang yang berada di dalam masjid mengaku merasakan gerakan pada bangunan saat tengah menjalankan ibadah.

Salah satunya diungkapkan Anton, seorang warga Banyumas. Ia sempat mengira getaran yang dirasakannya hanyalah perasaan semata sebelum akhirnya menyadari bahwa itu adalah gempa bumi.

"Saat Salat Jumat terasa seperti ada yang bergerak. Awalnya saya kira perasaan, ternyata memang gempa," katanya.

Getaran Terasa Hingga Sukoharjo, Wonogiri, dan Ponorogo

Di wilayah Sukoharjo dan Wonogiri, guncangan juga dirasakan oleh warga yang sedang beraktivitas di dalam bangunan. Informasi mengenai gempa ini menyebar cepat melalui percakapan WhatsApp dan media sosial tak lama setelah kejadian.

Guncangan yang sama turut dirasakan sebagian warga di Ponorogo, Jawa Timur, yang berjarak cukup jauh dari pusat gempa di selatan Jawa. Fenomena ini menunjukkan jangkauan getaran gempa dangkal dapat menjangkau area luas, bergantung pada karakteristik sumber dan kondisi batuan yang dilewati gelombang seismik.

Pusat Gempa dan Kedalaman Sumber di Selatan Jawa

Berdasarkan informasi resmi dari akun X @infoBMKG, gempa berlokasi pada kedalaman 10 kilometer. Aktivitas seismik di selatan Jawa memang kerap menghasilkan guncangan yang terasa hingga ke wilayah utara karena posisi zona subduksi lempeng.

Hingga informasi awal disampaikan, BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami. Belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat kejadian ini.

Imbauan BMKG untuk Warga yang Merasakan Guncangan

Masyarakat di wilayah yang merasakan guncangan diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Seluruh informasi mengenai gempa bumi dan potensi gempa susulan sebaiknya merujuk pada kanal resmi BMKG.

Bagi warga yang berada di dalam bangunan ketika gempa terjadi, langkah utama yang disarankan adalah menjauh dari benda-benda yang berpotensi jatuh dan mengikuti arahan petugas setempat. Peristiwa ini menjadi perhatian warga Solo Raya karena getarannya terasa cukup jauh dari Cilacap, mencakup Sukoharjo dan Wonogiri.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: joglosemarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top