Tim Sambo Kudus Kirim 12 Atlet ke Porprov Jateng, Target 4 Medali Emas

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 16:47:02 WIB
Atlet Sambo Kudus menjalani latihan terakhir jelang Porprov Jateng, dengan target tiga hingga empat medali emas.

KUDUS — Tim Sambo Kabupaten Kudus menutup persiapan panjang jelang Porprov Jawa Tengah. Target yang diusung pada edisi kali ini jauh lebih tinggi: tiga hingga empat medali emas, setelah sebelumnya hanya satu emas.

Sebanyak 12 atlet disiapkan — lima putra dan tujuh putri. Mereka telah menjalani program latihan selama hampir empat bulan, fokus pada kekuatan fisik, teknik bertanding, serta kesiapan mental.

Target Berdasarkan Hasil Pra-Porprov

“Target kami seperti hasil Pra-Porprov, mudah-mudahan bisa meraih tiga sampai empat medali emas,” ujar Budi Manggila Rahmadi saat dikonfirmasi.

Dari 12 atlet tersebut, empat di antaranya akan bertarung di kategori Combat, nomor yang memperbolehkan teknik pertarungan langsung. Delapan atlet lainnya turun di kategori Sport dengan peraturan yang lebih mengedepankan aspek teknis gerakan.

Catatan Satu Emas di Porprov Sebelumnya

Porprov edisi mendatang menjadi penampilan kedua bagi Sambo Kudus. Pada keikutsertaan pertama, kontingen Kudus hanya membawa pulang satu medali emas dari nomor Combat, yang dipersembahkan Budi Setiawan.

Meski begitu, hasil itu dijadikan pijakan evaluasi. “Persiapan sudah kami maksimalkan. Semua atlet punya kesempatan untuk menyumbang emas,” tambah Budi.

Kendala Latihan: Belum Bisa Dua Kali Sehari

Budi mengakui tim belum bisa menjalankan latihan dua kali sehari. Jadwal kegiatan masing-masing atlet berbeda, sehingga latihan bersama lebih banyak dilakukan pada sore hari agar seluruh atlet bisa mengikuti program.

Kendala itu tidak menyurutkan target. Waktu yang tersisa dimanfaatkan untuk mempertajam teknik, terutama pada nomor Combat yang penuh risiko.

Atlet Termuda Lahir 2008, Senior 31 Tahun

Kontingen Sambo Kudus punya rentang usia cukup lebar. Atlet termuda, Widya, lahir pada 2008. Sementara atlet paling senior berusia 31 tahun.

Perpaduan antara atlet muda dan senior ini diharapkan menjadi kekuatan tersendiri saat bertarung di Porprov Jateng. Pengalaman senior bisa menjadi panduan bagi yang lebih muda, begitu pula sebaliknya.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top