SLAWI — Puluhan siswa sekolah dasar di Desa Semedo, Kabupaten Tegal, kini punya bekal pemahaman baru tentang teknologi. Mahasiswa KKN Bina Desa Sakti (BDS) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal menggelar edukasi pengenalan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bagi 83 siswa kelas 5 dan 6 SD Negeri Semedo pada Minggu (30/8).
Materi yang disampaikan tidak sekadar teori. Para mahasiswa mengajak siswa berdiskusi interaktif di ruang kelas tentang bagaimana teknologi ini sebenarnya sudah bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Winara Setyo Permadi, Penanggung Jawab Program Kerja KKN, menjelaskan bahwa pemahaman teknologi harus ditanamkan sebagai fondasi sejak dini, termasuk bagi anak-anak di wilayah pedesaan. "Pengetahuan dasar tentang A.I. memang perlu dikenalkan sedari kecil agar ke depannya anak-anak bisa memakai A.I. secara bertanggung jawab dan bijaksana," ujarnya.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa membagi materi menjadi tiga bagian. Pertama, pengenalan dasar bahwa AI sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, fungsi AI sebagai alat bantu yang memudahkan keperluan masyarakat desa dan pelajar. Ketiga, etika penggunaan serta pemahaman batas-batas teknologi agar anak-anak tidak mengalami ketergantungan.
Agar pembelajaran tidak berhenti di kelas, tim KKN membagikan buku saku berjudul "Petualangan A.I." kepada seluruh peserta. Modul yang disusun langsung oleh mahasiswa ini dirancang ramah anak dan bisa dipelajari secara mandiri di rumah.
Selain modul, para siswa juga menerima bingkisan alat tulis dan stiker berisi imbauan untuk bijak menggunakan teknologi. Suasana pembelajaran di ruang kelas berlangsung antusias, dengan para siswa aktif bertanya dan merespons materi yang disampaikan.
Kepala SD Negeri Semedo, Nadir Sayid, S.Pd., mengapresiasi program kerja edukasi digital tersebut. Ia berharap bekal pengetahuan ini dapat memberikan gambaran nyata serta manfaat bagi para siswa di masa depan.
"Semoga bekal pengetahuan A.I. yang diberikan di sekolah bisa memberikan gambaran nyata serta manfaat mengenai kemudahan menggunakan A.I. dengan tetap mengedepankan etika," tuturnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan KKN BDS UPS Tegal di Desa Semedo. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan kesenjangan literasi digital antara anak di perkotaan dan pedesaan dapat terus dipersempit.