Kebumen Travel Mart 2026 Hadirkan 16 Buyer Malaysia hingga Rusia, Target Tembus Pasar Wisata Global

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:26:01 WIB
Benteng Van Der Wijck di Gombong menjadi lokasi Kebumen Travel Mart 2026 yang mempertemukan 145 agen perjalanan dengan 65 pelaku usaha pariwisata.

KEBUMEN — Kabupaten Kebumen bersiap menggelar perhelatan ekonomi dan pariwisata terbesarnya melalui Kebumen Travel Mart (KTM) 2026. Acara yang berlangsung tiga hari di Benteng Van Der Wijck, Gombong, pada Kamis-Sabtu, 27-29 Agustus 2026, ini akan mempertemukan pelaku industri wisata lokal dengan pembeli mancanegara.

Ketua Panitia KTM 2026, M. Wahid Supriyadi, menyebutkan bahwa 145 travel agent atau buyer dan 65 seller atau pelaku usaha pariwisata akan hadir dalam acara tersebut. "Enam belas buyer berasal dari Malaysia, sementara pembeli dari China dan Rusia juga dipastikan hadir," ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Benteng Van Der Wijck: Lokasi Bersejarah untuk Event Berskala Internasional

Pemilihan Benteng Van Der Wijck sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Benteng segi delapan yang menjadi satu-satunya di Indonesia ini memiliki nilai sejarah yang kuat, menyimpan jejak perjuangan bangsa sejak Perang Diponegoro hingga menjadi tempat lahirnya prajurit PETA, cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Latar historis ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang selama ini lebih mengenal destinasi pantai di selatan Jawa. Keunikan arsitektur dan nilai patriotisme yang terkandung di dalamnya menjadi nilai jual yang tidak dimiliki daerah lain.

Menghubungkan UMKM Lokal dengan Pasar Global

KTM 2026 tidak hanya berfokus pada promosi wisata. Sejumlah agenda bisnis seperti table top, Business Forum, dan Buyers Meet Sellers akan mempertemukan pelaku industri pariwisata dan UMKM Kebumen secara langsung dengan buyer internasional.

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama diaspora Kebumen se-Jabodetabek dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen yang disepakati pada September 2025. Ketua Umum IWAKK Walet Emas, Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan, menyebut melalui kolaborasi tersebut berbagai potensi daerah diharapkan semakin dikenal oleh pelaku industri pariwisata dan investor.

Gombong Culture Festival: Meramaikan KTM dengan Kearifan Lokal

Selain agenda bisnis, penyelenggaraan KTM 2026 juga akan diramaikan dengan Gombong Culture Festival. Festival ini akan menampilkan berbagai kesenian lokal seperti Ebeg, Tari Walet, kirab budaya, senam massal, hingga pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Herjuna.

Peluncuran KTM 2026 dijadwalkan dibuka langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Acara tersebut juga akan dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Suryo Bimantoro selaku Pelindung Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK Walet Emas). Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Artha Graha Group dan Pertamina.

Panitia berharap penyelenggaraan KTM 2026 mampu meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi produk-produk UMKM Kebumen untuk menembus pasar internasional.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: kebumen24.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top