Bupati Tegal Targetkan Akses Tani Lancar Lewat TMMD Sengkuyung Tahap III, Bangun Jalan Makadam 400 Meter di Jatinegara

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 17:38:01 WIB
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka TMMD Sengkuyung Tahap III di Lapangan Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Rabu (15/7/2026).

JATINEGARA — Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman secara resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Rabu (15/7/2026). Program ini diinisiasi oleh Kodim 0712/Tegal dan dirancang berjalan selama 30 hari penuh.

Pemilihan Desa Kedungwungu sebagai pusat lokalisasi proyek didasari oleh kondisi infrastruktur yang masih tertinggal. Berdasarkan pemindaian tim teritorial Kodim 0712/Tegal, wilayah pedalaman Jatinegara ini memiliki keterbatasan akses transportasi darat yang memadai. Kondisi aspal tanah yang buruk selama ini kerap menghambat mobilitas warga saat mendistribusikan hasil panen dari lahan pertanian dan perkebunan menuju pasar kota.

Sasaran Fisik: Jalan Makadam dan Akses Baru Sepanjang 1,9 Km

Perwira pelaksana lapangan menetapkan target pengerjaan fisik berskala masif untuk mengurai sumbatan ekonomi di kawasan tersebut. Poin utama sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap III mencakup pembangunan jalan makadam sepanjang 400 meter dengan bentang lebar 3 meter serta ketebalan tumpukan batu mencapai 20 sentimeter.

Selain itu, tim satgas gabungan juga akan membuka akses jalan baru sepanjang 1.555 meter dengan lebar 4 meter. Proyek ini bertujuan mengunci konektivitas antarwilayah dan mempermudah rantai pasok niaga agraria bagi warga setempat.

Anggaran Rp 562 Juta dari APBD Provinsi dan Kabupaten

Kelancaran seluruh proyek TMMD Sengkuyung Tahap III ini ditopang oleh pagu anggaran sebesar Rp562.602.000. Komposisi anggaran tersebut bersumber dari kolaborasi kas APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp182.602.000 serta dukungan dana pendamping dari APBD Kabupaten Tegal sebesar Rp380.000.000.

Penyuluhan Narkoba hingga Pelatihan Ekonomi Kreatif untuk Warga

Di samping pemugaran fasilitas fisik, program kemanusiaan ini juga menyisipkan agenda nonfisik sebagai modal penguatan karakter bangsa di tingkat tapak. Serangkaian penyuluhan dan pendampingan sosial disiapkan bagi warga Kedungwungu.

Materi pembinaan meliputi penguatan wawasan kebangsaan, kesadaran bela negara, edukasi bahaya kenakalan remaja dan narkoba, manajemen kesehatan keluarga untuk pencegahan stunting pada balita, hingga pelatihan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi ibu-ibu rumah tangga.

Bupati Tegal mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif bergotong royong selama sebulan penuh serta merawat hasil pembangunan fisik ini agar manfaatnya dapat dinikmati oleh lintas generasi. Konsep "segi tiga emas" yang mempertemukan unsur pertahanan, birokrasi, dan rakyat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan sesuai visi Tegal Maju dan Tangguh.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top