SMP Muhammadiyah I Surakarta Luncurkan Buku TAKTIS di MPLS JELAJAH SIMPON 2026, Jadi Pegangan Karakter Siswa Baru

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 20:57:01 WIB
SMP Muhammadiyah I Simpon Surakarta meluncurkan Buku TAKTIS sebagai pegangan karakter bagi siswa baru dalam kegiatan MPLS JELAJAH SIMPON 2026.

SOLO — MPLS di SMP Muhammadiyah I Simpon Surakarta tahun ini tidak sekadar tur keliling kelas dan perkenalan guru. Sekolah yang berada di Jalan Simpon itu memulai masa pengenalan dengan meluncurkan Buku TAKTIS, sebuah buku saku yang merangkum nilai adab, kedisiplinan, ketertiban, dan target prestasi siswa.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah HM Rusmanto saat apel pagi yang menandai dimulainya MPLS bertajuk JELAJAH SIMPON 2026 (Jejak Langkah Awal Menuju Harapan). "Kami berharap para siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan baik, memahami budaya yang ada, serta siap mengikuti proses pembelajaran selama tiga tahun ke depan," ujar Rusmanto dalam sambutannya.

Apa Isi Buku TAKTIS yang Dibagikan ke Siswa Baru?

Buku TAKTIS dirancang sebagai panduan hidup siswa selama di sekolah. Tidak hanya memuat daftar larangan, buku ini menekankan pada pembentukan kebiasaan positif. Mulai dari cara bersikap kepada guru, etika di kelas, hingga target pencapaian akademik dan non-akademik yang harus dicapai setiap semester.

Menurut Wali Kelas VII Smart Digital Class (SDC) 4, Fina Dwi Astuti, buku ini menjadi bekal adaptasi yang penting. "Melalui MPLS, siswa baru mengenal lingkungan sekolah, bapak dan ibu guru, serta budaya yang ada di sekolah. Mereka juga memahami lingkungan belajar yang akan menjadi tempat mereka berkembang hingga lulus nanti," katanya.

Ice Breaking hingga Wawasan Wiyata Mandala

Sebelum menerima materi inti, para siswa baru mengikuti sesi ice breaking. Kegiatan ini dirancang untuk mencairkan suasana dan membangun kebersamaan antarsiswa yang baru pertama kali bertemu. Suasana kelas terdengar riuh rendah, berbeda dengan ketegangan pagi hari saat apel.

Materi utama yang disampaikan adalah Wawasan Wiyata Mandala. Kepala Sekolah HM Rusmanto turun langsung memberikan pengenalan visi, misi, dan program unggulan sekolah. Siswa diajak memahami bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang mengembangkan karakter dan potensi diri.

MPLS Jadi Ajang Membangun Relasi Pertemanan

Fina menambahkan, MPLS juga menjadi wadah bagi siswa baru untuk membangun relasi. "Kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa baru untuk berinteraksi, bermain, dan bersosialisasi dengan teman-teman seangkatan, sekaligus mengenal kakak kelas VIII dan IX sehingga mereka lebih percaya diri berada di lingkungan sekolah," jelasnya.

Salah satu peserta didik baru, Baskarabumi HAJ, mengaku antusias mengikuti hari pertama. Ia senang bisa mengenal suasana kelas, lingkungan sekolah, dan mendapatkan teman-teman baru. "Seru, banyak teman baru," katanya singkat.

Melalui MPLS JELAJAH SIMPON 2026, SMP Muhammadiyah I Simpon Surakarta menargetkan seluruh siswa baru mampu beradaptasi cepat, memahami nilai-nilai sekolah, dan menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama. Buku TAKTIS menjadi pengingat harian agar karakter positif itu terbawa hingga mereka lulus.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: mettanews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top