Berawal dari SD Hampir Regroup karena Sepi Siswa, Alim Surahman Tembus O2SN Nasional, Banjarnegara Bangga

Penulis: Lukman Hakim  •  Senin, 13 Juli 2026 | 16:45:01 WIB
Alim Surahman, siswa SD Negeri 7 Kandegan Banjarnegara yang nyaris regroup, berhasil lolos ke O2SN nasional setelah meraih tiga medali emas.

BANJARNEGARA — Kisah perjuangan Alim Surahman menjadi bukti bahwa prestasi tidak selalu lahir dari sekolah besar dengan fasilitas mewah. Siswa SD Negeri 7 Kandegan ini sukses menembus O2SN tingkat nasional, sebuah pencapaian yang kontras dengan kondisi sekolahnya yang nyaris gulung tikar.

Dari Sekolah Sepi Peminat Hingga Lahirnya Juara

SDN 7 Kandegan, yang terletak di Banjarnegara, sempat berada di ambang regroup atau penggabungan karena minimnya jumlah siswa. Kondisi ini membuat masyarakat sekitar kurang antusias menyekolahkan anaknya di sana.

Pelatih Alim, Oktavianto Hasto Prasetyo, yang juga guru di SMP Negeri 1 Bawang, mengungkapkan bahwa istrinya ditempatkan di SD tersebut. "Kebetulan istri saya ditempatkan di SDN 7 Kandegan. Di mana SDN 7 Kandegan itu mempunyai latar belakang yang dulu sekolahnya itu mau di-regroup karena tidak ada siswanya," kenang Hasto.

Hanya Tiga Calon, Dua Gugur karena Batas Usia

Demi mendongkrak nama baik sekolah, Hasto nekat menjaring siswa untuk ajang O2SN dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda). Namun, keterbatasan jumlah murid menjadi kendala utama. Ia hanya menemukan tiga anak putra yang potensial. Dua di antaranya terganjal masalah batas usia, menyisakan Alim sebagai satu-satunya tumpuan.

Dengan waktu persiapan yang sangat mepet, hanya sekitar satu bulan, bakat alami Alim justru berkembang pesat. "Kami latih ya selama kurang lebihnya 1 bulan. Saya menempatkan dengan melihat kemampuan dia, saya latihan untuk lari 60 meter, kemudian tolak peluru," beber Hasto.

Raihan Tiga Medali Emas Sekaligus

Hasil latihan keras itu membuahkan hasil manis. Alim sukses menyabet Juara 1 tingkat kecamatan, berlanjut ke Juara 1 tingkat kabupaten, hingga puncaknya meraih Juara 1 di tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk nomor Kids Athletics yang menggabungkan Kangas Escape dan Formula One.

Prestasinya tidak berhenti di situ. Di ajang Popda tingkat kabupaten, Alim tampil menggila dengan memborong Juara 1 lari 60 meter dan Juara 1 tolak peluru. Total, ia mengantongi tiga medali emas sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Berpasangan dengan Atlet Putri di Ajang Nasional

Di tingkat nasional nanti, Alim tidak akan berjuang sendirian. Ia akan berpasangan dengan Nuril Hasna Kamalina, atlet putri berbakat dari SD Negeri 3 Gentansari, Kecamatan Pagedongan. Keduanya dipasangkan karena sama-sama menyandang gelar Juara 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah di nomor Kangas Escape.

Kisah Alim menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Sekolah yang nyaris lumpuh kini berhasil mencetak atlet yang akan berlaga di panggung nasional.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top