Kebakaran Kandang Ayam di Grobogan Hanguskan 20 Ribu Ekor Ayam, Dua Peternak Rugi Rp 1,5 Miliar

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 23:23:01 WIB
Kebakaran kandang ayam di Grobogan menghanguskan 20 ribu ekor ayam dan menyebabkan kerugian Rp 1,5 miliar.

GROBOGAN — Api melalap habis bangunan kandang ayam dua lantai milik warga di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Rabu pagi. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Bangunan seluas 10 x 60 meter itu terbuat dari kayu jati, sehingga api cepat membesar dan merembet ke seluruh bagian.

Api Berasal dari Ruang Istirahat Anak Kandang

Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto mengatakan, titik api pertama kali terlihat di bagian tengah kandang. Area itu merupakan tempat istirahat anak kandang yang berisi kasur, kulkas, kipas angin, sound system, dan instalasi colokan listrik.

Dua saksi, Sanyoto (32) dan Gigih (33), melihat kobaran api dan berteriak meminta tolong. Warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

Proses Pemadaman dan Barang Bukti yang Diamankan

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan bersama warga berhasil menjinakkan api sekitar pukul 07.10 WIB. Api dipastikan padam dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kabel listrik dan perangkat sound system yang ditemukan di lokasi.

Dugaan Korsleting Listrik dan Imbauan Polisi

“Kami telah melakukan pengecekan di lokasi, meminta keterangan saksi-saksi serta mengamankan barang bukti yang diperlukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik,” kata AKP Anang Heriyanto.

Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha peternakan, untuk rutin mengecek instalasi listrik. “Jangan menggunakan sambungan listrik secara berlebihan serta segera perbaiki apabila ditemukan kabel yang rusak atau berpotensi menimbulkan korsleting,” pungkasnya.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: beritajateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top