BREBES — Kejadian bermula saat Kusriyati melihat seseorang memecahkan kaca mobil yang terparkir di kawasan Jalan Ahmad Yani, Brebes. Pelaku langsung mengambil bungkusan plastik dari dalam kendaraan tersebut.
Melihat aksi mencurigakan itu, Kusriyati berteriak meminta bantuan warga sekitar.
"Saya lihat kaca mobil dipecahkan, lalu ada yang mengambil bungkusan dari dalam mobil. Saya langsung berteriak maling, maling," ujarnya saat ditemui di lokasi kerjanya.
Teriakan itu mengundang perhatian warga. Situasi yang mendadak ramai membuat para pelaku panik dan berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Menurut Kusriyati, salah satu pelaku sempat kesulitan membawa bungkusan uang saat hendak naik ke motor yang dikendarai rekannya. Akibatnya, pelaku sempat terseret beberapa meter hingga sebagian uang yang dibawanya tercecer di jalan.
"Pelaku sudah membawa uangnya, lalu mau kabur. Pembonceng berusaha naik motor sambil membawa uang sampai terseret," katanya.
Berkat kegaduhan yang terjadi, uang milik korban berhasil diamankan kembali. Para pelaku melarikan diri ke arah barat dengan melawan arus lalu lintas.
Atas jasanya, Kusriyati memperoleh uang terima kasih sebesar Rp100 ribu dari pemilik uang, Kliwon Alwawan. Namun, uang itu tidak dinikmatinya sendiri.
Menurutnya, uang tersebut dibagi rata kepada dua rekan sesama juru parkir dan seorang tukang ojek yang turut berada di lokasi.
"Dikasih Rp100 ribu oleh pemilik uang, lalu saya bagi berempat. Masing-masing dapat sekitar Rp25 ribu," ungkapnya.
Sehari-hari, Kusriyati bekerja sebagai juru parkir sekaligus berjualan minuman untuk mencukupi kebutuhan hidup. Sejak ditinggal meninggal dunia oleh suaminya, ia mengandalkan pekerjaan tersebut untuk menghidupi keluarganya.
Sementara itu, korban Kliwon Alwawan mengungkapkan bahwa sebelum kejadian dirinya baru saja mengambil uang tunai Rp3,6 miliar dari sebuah bank. Dalam perjalanan, ia merasa curiga karena beberapa pengendara motor terus membuntuti mobilnya.
Karena merasa tidak aman, Kliwon memutuskan berhenti di area parkir yang ramai dan masuk ke bank lain yang berada tidak jauh dari lokasi pengambilan uang. Ia berharap para pengikutnya mengurungkan niat setelah melihat banyak orang di sekitar lokasi.
Namun dugaan tersebut ternyata keliru. Saat dirinya berada di dalam bank, pelaku justru beraksi dengan memecahkan kaca mobil dan mengambil bungkusan berisi uang.
Mendengar teriakan Kusriyati, Kliwon segera keluar dan mendapati kaca mobilnya sudah pecah serta uang berserakan di jalan. Setelah dihitung kembali, seluruh uang yang baru diambilnya dari bank dipastikan masih utuh.
"Saya langsung memeriksa dan menghitung uang itu. Alhamdulillah jumlahnya tetap lengkap Rp3,6 miliar," kata Kliwon.