TEGAL — Kawasan wisata Guci yang berada di lereng Gunung Slamet, Kabupaten Tegal, diprakirakan akan diselimuti awan tebal sepanjang hari Kamis (4/6/2026). Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan suhu udara di lokasi ini berkisar antara 13 hingga 23 derajat Celcius. Perbedaan suhu dengan pusat Kota Slawi yang cenderung panas cukup signifikan, mengingat Guci berada di dataran tinggi.
BMKG mencatat kelembapan udara di kawasan Bumijawa dan Guci sangat tinggi, yakni antara 75 hingga 98 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh pergerakan massa udara kering yang meminimalkan pertumbuhan awan konvektif di wilayah hilir, namun justru membuat dataran tinggi tetap lembap.
"Sepanjang pagi hingga sore hari, cuaca bergantian antara cerah berawan dan berawan tebal," tulis BMKG dalam keterangan resminya. Meskipun potensi hujan lebat rendah, wisatawan tetap diminta mewaspadai hujan ringan yang bersifat lokal serta kabut tebal yang sering turun mendadak menjelang sore dan malam hari. Fenomena ini lumrah terjadi seiring transisi cuaca menuju masa yang lebih stabil.
Pergerakan angin di area pegunungan ini terpantau konstan dari arah Barat Daya dengan kecepatan tenang hingga sedang. Kecepatan angin dinilai cukup aman untuk aktivitas luar ruangan, namun suhu dingin akan terasa lebih menggigit akibat kelembapan yang tinggi.
Para pengendara kendaraan bermotor diimbau ekstra waspada saat melintasi jalan menanjak menuju Guci. Potensi penurunan jarak pandang akibat kabut tipis pada sore menjelang malam hari perlu diantisipasi. Bagi wisatawan yang berencana berkunjung ke pemandian air panas Guci hari ini, sangat disarankan mempersiapkan pakaian tebal, jaket, atau mantel.