BOYOLALI — Rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji 2025 di Jawa Tengah resmi dimulai. PPIH Embarkasi Solo memastikan Asrama Haji Donohudan di Boyolali siap beroperasi penuh untuk menyambut kedatangan jemaah kloter pertama. Kesiapan ini mencakup area hunian, konsumsi, hingga layanan kesehatan bagi para calon tamu Allah.
Momen seremonial puncak akan digelar di Gedung Muzdalifah yang berada di kompleks asrama. Rencananya, acara pelepasan dan penyambutan resmi jemaah perdana itu akan dihadiri serta dipimpin langsung oleh Gubernur atau Wakil Gubernur Jawa Tengah. Kehadiran kepala daerah ini menandai dimulainya fase pemberangkatan jemaah secara massal dari Bumi Pertiwi menuju Tanah Suci.
Sejumlah fasilitas penunjang di Asrama Haji Donohudan telah melalui proses pengecekan akhir. PPIH memastikan setiap detail operasional, mulai dari sistem akomodasi hingga logistik, berjalan sesuai standar. Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para jemaah sebelum terbang ke Arab Saudi.
Embarkasi Solo sendiri melayani pemberangkatan jemaah haji dari wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Setiap tahun, ribuan calon haji melalui embarkasi ini untuk memulai perjalanan ibadahnya.
Kloter pertama dijadwalkan mulai menempati asrama dalam waktu dekat. Proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan akan dilakukan secara ketat sebelum jemaah diberangkatkan. PPIH mengimbau para jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan.
Dengan dimulainya penyambutan kloter pertama ini, seluruh rangkaian operasional haji di Jawa Tengah resmi bergerak. Para petugas di lapangan terus berkoordinasi untuk memastikan kelancaran arus pemberangkatan hingga pemulangan nanti.