SOLO — Masjid Agung Solo menjadi pusat penyembelihan kurban tahun ini dengan menerima sapi seberat 1,28 ton dari Presiden Prabowo Subianto, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah tokoh nasional lainnya. Total ada 12 ekor sapi kurban yang akan dipotong di lokasi tersebut pada Senin (17/6). Prosesi ini berlangsung bertepatan dengan Grebeg Besar Keraton Solo yang juga digelar di area yang sama.
Panitia Masjid Agung Solo dan pihak Keraton Solo telah berkoordinasi untuk mengatur pembagian zona penyembelihan. Area depan masjid akan difokuskan untuk prosesi kurban, sementara halaman samping dan belakang digunakan untuk iring-iringan Grebeg Besar. "Kami siapkan sekat pembatas dan jadwal bergilir agar tidak ada gesekan antarkegiatan," ujar Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Solo, Ahmad Fauzi.
Selain Presiden Prabowo Subianto, sapi kurban juga datang dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Jawa Tengah, dan beberapa pejabat pusat lainnya. Total bobot sapi mencapai 1,28 ton dengan rata-rata berat per ekor sekitar 106 kilogram. Daging kurban rencananya akan didistribusikan ke warga kurang mampu di 11 kelurahan sekitar Solo.
Grebeg Besar Keraton Solo tetap digelar seperti biasa dengan mengarak gunungan hasil bumi dari Keraton menuju Masjid Agung. Tradisi tahunan ini menarik ribuan warga yang berebut isi gunungan. Panitia memastikan jalur arak-arakan tidak memotong area penyembelihan kurban. "Kami atur waktu agar penyembelihan selesai sebelum iring-iringan tiba," kata Ahmad Fauzi.
Daging kurban akan dibagikan secara bertahap mulai Selasa (18/6) melalui pengurus RT/RW di 11 kelurahan. Setiap kepala keluarga penerima mendapat jatah sekitar 1-2 kilogram daging segar. Panitia mencatat ada 4.000 warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat tahun ini. Proses distribusi dilakukan di posko-posko yang sudah ditentukan agar tidak terjadi kerumunan.